Connect with us

Lifestyle

Benarkah Pola Asuh Orangtua Memengaruhi Kesehatan Anak?

Pola asuh yang diterapkan orangtua dapat membentuk pola pikir, emosi, dan kesehatan mental anak. Tidak hanya itu, pola asuh orangtua pun disebut-sebut bisa berpengaruh pada kesehatan fisik anak. Namun, benarkah pernyataan tersebut dan bagaimana pola asuh orangtua bisa memengaruhi kesehatan fisik anak?

Berbagai pola asuh orangtua

Setiap orangtua memiliki caranya sendiri untuk mendidik anak. Namun, para psikolog mengklasifikasi tipe pola asuh orangtua ke dalam empat tipe, yaitu otoriter, permisif, otoritatif atau demokratis, dan cuek atau tidak terlibat.

  • Pola asuh orangtua otoriter (authoritarian)

Pada pola asuh otoriter, anak diharuskan mengikuti semua aturan yang diterapkan orangtuanya. Bila tidak mematuhi aturan, orangtua biasanya akan memberikan hukuman kepada anak. Orangtua pun tidak pernah memberikan alasan mengapa aturannya harus dipatuhi.

  • Pola asuh orangtua permisif atau memanjakan (permissive)

Pada pola asuh ini, orangtua kerap memanjakan anaknya. Mereka tidak mendisiplinkan anak karena dinilai masih dalam masa pengembangan diri. Meski demikian, pada pola asuh ini, orangtua besikap komunikatif dengan anaknya. Orangtua kerap menanyakan apa yang dilakukan anaknya dan siapa saja teman mereka.

  • Pola asuh orangtua otoritatif atau demokratis (authoritative)

Hampir sama dengan otoriter, pola asuh orangtua otoritatif juga memberikan aturan yang harus dilakukan anaknya. Namun, pada pola asuh ini, orangtua lebih bersikap demokratis.

Orangtua kerap mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh anaknya. Sambil memberikan aturan, orangtua juga memberikan kehangatan, umpan balik, dan dukungan yang memadai kepada anak-anaknya. Bila anak melakukan kesalahan, orangtua tidak memberikan hukuman, tetapi arahan.

Advertisement
  • Pola asuh orangtua cuek atau tidak terlibat (uninvolved)

Pada pola asuh ini, orangtua bersikap cuek terhadap anak. Orangtua tidak memberikan aturan, tidak responsif terhadap perilaku dan keinginan anak, serta tidak komunikatif. Mereka hanya memenuhi kebutuhan dasar anak, seperti makan, tempat, tinggal, dan lainnya. Namun, tidak memberikan arahan, saran, aturan, maupun dukungan dalam proses perkembangan diri anak.

Bagaimana pola asuh bisa memengaruhi kesehatan anak?

Sebuah studi yang dilakukan Journal of Family Psychology menghasilkan ada hubungan antara pola asuh orangtua terhadap peradangan dan sistem kekebalan tubuh anak. Kedua hal tersebut sangat erat kaitannya dengan tingginya risiko seorang anak terkena penyakit.

Studi tersebut menunjukkan, orangtua dengan pola asuh cuek atau tidak terlibat cenderung memiliki anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih aktif. Artinya, anak cenderung terserang penyakit yang mengharuskan sistem kekebalan tubuhnya lebih aktif bekerja.

Mendukung studi tersebut, penelitian yang dilakukan University of Oregon juga menghasilkan semakin cuek orangtua terhadap anak, semakin tinggi pula risikonya terhadap peradangan dan sistem kekebalan tubuh yang lebih aktif.

Hal ini bisa terjadi karena orangtua meminta anak untuk mengatur dirinya sendiri. Padahal sebagai seorang anak yang masih berkembang, hal tersebut masih berada di luar kemampuan mereka. Hal ini bisa meningkatkan risiko stres pada anak. Padahal, stres bisa menjadi penyebab munculnya beragam penyakit.

Advertisement

Pola asuh yang mendukung kesehatan anak

Melihat faktor di atas, orangtua yang cuek atau tidak terlibat tentu bukan merupakan pola asuh yang baik. Untuk tetap menjaga kesehatan anak, terapkan pola asuh yang lebih memungkinkan seorang anak untuk mandiri, tetapi tidak cuek.

Jangan berlebihan dalam memberikan perhatian sebab anak pun perlu membutuhkan ruang untuk belajar dengan sendirinya, tetapi tidak pula bersikap cuek, dan selalu memberikan arahan karena hal ini bisa mempengaruhi kesehatan mental dan fisiknya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan11 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional13 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport17 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport18 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis20 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis20 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis20 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis20 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis20 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis20 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis20 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis20 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis20 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis20 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis20 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis20 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis20 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis20 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan20 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional21 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer