Benyamin Davnie: Kasus COVID-19 di Tangsel Menurun

By: Rabu, 24 Februari 2021
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat menghadiri kegiatan Swab Antigen dan PCR Covid-19 bersama Badan Intelijen Negara (BIN) di Kecamatan Ciputat Timur (1)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan bahwa penanganan Covid-19 semakin efektif. Hal tersebut dilihat dari beberapa faktor, salah satunya adalah turunnya persentase penggunaan ruang ICU di Kota Tangsel.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa saat ini kapasitas Ruang ICU di Tangsel terisi sebesar 93 persen, sebelumnya terisi sebesar 95 persen.

Selain itu, ruang isolasi yang tersebar di berbagai rumah sakit dan gedung yang disiapkan saat ini terisi sebesar 84 persen.

“Ini mengalami penurunan yang signifikan,” ujar Benyamin Davnie saat menghadiri kegiatan Swab Antigen dan PCR Covid-19 bersama Badan Intelijen Negara (BIN) terhadap masyarakat di halaman Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Selasa (23/2/2021).

Benyamin merinci bahwa isolasi mandiri yang dilakukan oleh pasien positif tanpa gejala sebanyak 220 orang. Sementara yang probable sebanyak 28 orang. Angka tersebut belum termasuk pasien yang dirawat sebanyak 28 orang.

“Per tanggal 22 kemarin juga, pemerintah memastikan bahwa tidak ada peningkatan angka pada kasus meninggal,” ujar Benyamin yang mana saat ini angka meninggal berada di angka sembilan.

Sejak Covid-19 masuk ke Indonesia, sampai saat ini diketahui terdapat 7.282 kasus yang terjadi di Tangsel. Dengan angka kesembuhan sebanyak 6.462 orang. Sementara perawatan intensif diberikan kepada 508 pasien.

Upaya untuk menekan angka kasus tersebut juga berkat penerapan PPKM yang dilakukan pemerintah. Saat ini, sambung Benyamin, pelaksanaan PPKM sudah berada di angka 87 persen. Meskipun belum ideal, dimana angka idealnya adalah 90 persen Benyamin optimis akan memastikan bahwa PPKM akan tetap dilaksanakan untuk mencegah klaster baru Covid-19.

Selain membahas PPKM, Benyamin juga memastikan saat ini proses vaksinasi tetap dilakukan. Vaksinasi saat ini adalah tahap 1 dosis dua. Sebelumnya Pemkot sudah melaksanakan vaksinasi tahap 1 dosis satu.

“Untuk yang tahap 1 dosis satu itu persentase pemberian vaksin mencapai 100,3 persen nakes yang menerima vaksin,” papar Benyamin sembari menambahkan bahwa saat ini untuk vaksinasi tahap 1 dosis 1 sudah mencapai 76 persen.

Benyamin berharap proses vaksinasi ini bisa berjalan lancar agar pelaksanaan serta penanganan Covid-19 bisa berlangsung dengan maksimal. (red/fid)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *