Pemerintahan
Benyamin Davnie Perkuat Kapasitas Lebih dari 5.000 Kader Posyandu di Tangsel, Kini Layani Kesehatan dari Remaja hingga Lansia

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas lebih dari 5.000 kader Posyandu yang tersebar di tujuh kecamatan agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin komprehensif.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri kegiatan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu di Kecamatan Setu, Senin (6/7/2026).
Benyamin mengatakan, kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di tujuh kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi kader Posyandu yang kini memiliki peran lebih luas dibandingkan sebelumnya.
“Hari ini kami menggelar pertemuan dengan lebih dari 5.000 kader Posyandu yang tersebar di tujuh kecamatan,” ujar Benyamin.
Menurutnya, transformasi Posyandu membuat layanan yang diberikan tidak lagi hanya berfokus pada penimbangan balita. Kini, Posyandu menjadi pusat pelayanan kesehatan berbasis siklus kehidupan, mulai dari remaja, ibu hamil, bayi, balita, usia produktif, hingga lanjut usia.
“Tugas Posyandu sekarang bukan lagi hanya penimbangan balita, tetapi berkembang menjadi pelayanan kesehatan berbasis siklus kehidupan masyarakat,” katanya.
Benyamin mengapresiasi dedikasi ribuan kader Posyandu yang selama ini aktif mendampingi masyarakat. Menurutnya, kontribusi para kader turut berperan dalam meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Alhamdulillah, lebih dari 5.000 kader Posyandu telah menunjukkan kinerja yang baik. Karena itu, angka harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan kini mencapai 76 tahun, yang juga merupakan hasil kerja keras para kader,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menjelaskan kegiatan di Kecamatan Setu diikuti oleh perwakilan kader dari seluruh Posyandu di wilayah tersebut. Di Kecamatan Setu terdapat 53 Posyandu dengan total sekitar 401 kader.
“Yang hadir hari ini merupakan perwakilan dari setiap Posyandu. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas kader agar mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Allin.
Menurut Allin, peningkatan kompetensi kader menjadi kebutuhan penting seiring semakin luasnya cakupan pelayanan Posyandu setelah transformasi layanan primer.
Selain itu, Posyandu kini juga berperan dalam mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Oleh karena itu, kader dituntut memiliki kemampuan yang semakin baik dalam memberikan edukasi, melakukan deteksi dini, serta mendampingi masyarakat dalam berbagai aspek pelayanan kesehatan.
“Karena Posyandu saat ini mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal, kapasitas kader harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ucap Allin.
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional1 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional1 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

































