Bisnis
Bitwyre Segera Luncurkan SuperApp Kripto Pertama di Indonesia Setelah Berlisensi PFAK dari Bappebti
Bitwyre dengan bangga mengumumkan perolehan lisensi resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti). Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Bitwyre sebagai pelopor dalam ekosistem kripto Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk mewujudkan visi mengembangkan Crypto SuperApp pertama di tanah air serta pusat perdagangan stablecoin dan derivatif.
Bitwyre memiliki misi untuk menghadirkan berbagai layanan komprehensif dalam satu SuperApp, menawarkan solusi on ramp dan off ramp yang mudah serta fitur penukaran koin yang praktis. Perusahaan juga berambisi menjadi platform perdagangan stablecoin terbesar di Indonesia, sekaligus mengembangkan teknologi perdagangan derivatif yang mutakhir.
Setelah melalui proses evaluasi yang ketat sebagai PFAK, Bitwyre berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang diatur dalam Peraturan Bappebti Nomor 13 Tahun 2022. Dengan lisensi ini, Bitwyre kini sepenuhnya berwenang beroperasi dalam kerangka perdagangan aset kripto di Indonesia, menghadirkan platform yang aman, transparan, dan inovatif bagi para investor dan pedagang.
“Perolehan lisensi PFAK mencerminkan komitmen Bitwyre dalam menciptakan platform perdagangan yang menjunjung tinggi keamanan, transparansi, dan kepercayaan pengguna. Dengan mematuhi standar regulasi yang berlaku, Bitwyre bertekad membangun kepercayaan jangka panjang di komunitas serta berperan aktif dalam membentuk masa depan industri aset kripto di Indonesia,” ujar Jaricho Naftaly, selaku Kepala Hubungan Pemerintahan Bitwyre.
Bitwyre mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bappebti atas dukungan dan arahannya selama proses perizinan. Perusahaan juga mengapresiasi peran penting dari Crypto Futures Exchange (CFX) dan Indonesian Coin Custodian (ICC), yang merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pencapaian ini.
Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya, menegaskan pentingnya peran lisensi dalam menciptakan ekosistem kripto yang aman dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa hanya perusahaan yang mampu memenuhi standar regulasi yang ketat lah yang berhak memperoleh persetujuan. Tirta juga menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk melindungi kepentingan investor sekaligus mendorong perkembangan industri yang bertanggung jawab.
“Perolehan lisensi PFAK dari Bappebti menjadi pencapaian penting bagi Bitwyre. Langkah ini mempercepat misi kami untuk menghadirkan Crypto SuperApp pertama di Asia Tenggara yang menawarkan pengalaman trading mobile yang lancar serta fitur staking koin yang segera diluncurkan pada akhir tahun ini,” ujar Dendi Suhubdy, CEO Bitwyre. “Selain itu, kami tetap berkomitmen dalam mendukung dan melayani pedagang dan investor institusional melalui layanan OTC yang terpercaya serta likuiditas tinggi untuk perdagangan stablecoin.”
Lisensi PFAK membuka era baru bagi Bitwyre dalam menghadirkan solusi perdagangan yang aman dan fokus pada kebutuhan pelanggan. Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi erat dengan otoritas regulasi serta mitra industri, untuk membangun masa depan ekonomi kripto Indonesia yang kuat dan berkelanjutan. Bitwyre yakin dapat memberikan yang terbaik bagi pelanggannya melalui SuperApp yang dirancang untuk memenuhi semua kebutuhan kripto mereka, mulai dari fitur staking hingga akses ke fitur perdagangan yang mutakhir.
Pemerintahan7 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Banten5 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten























