Pertahanan bukan hanya urusan Alat Utama Sistem Senjata (alutsista), tetapi juga ketahanan di bidang pangan menjadi salah satu bagian dari itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu dengan wartawan di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (13/7).
Penegasan tersebut disampaikan Presiden dengan latar belakang bahwa food estate itu berangkat dari peringatan FAO (Food and Agriculture Organization) bahwa akan ada krisis pangan dunia, sehingga perlu diantisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis.
“Ini sudah disampaikan oleh Menhan dengan hitung-hitungan cost-nya berapa, anggaran berapa dalam membangun food estate yang ada di (Kabupaten) Kapuas maupun di (Kabupaten) Pulang Pisau,” jelas Presiden.
Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa tetap akan ada peran dan dukungan dari Menteri Pertanian (Mentan) serta Menteri PUPR juga dalam food estate tersebut.
Ditegaskan Presiden, untuk urusan pertanian dan pangan yang lain tetap dilakukan oleh Mentan.
Jadi, Presiden menyampaikan bahwa Menhan menjadi leading sector di food estate tersebut. “Karena memang kita ingin membangun cadangan strategis pangan untuk yang diberikan peringatan oleh FAO,” pungkas Presiden. (rls/fid)
Jabodetabek6 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis5 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Bisnis5 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Nasional6 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional6 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional6 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional6 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Serba-Serbi4 hari agoJadwal Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya Bulan Ramadan 1447 H untuk Wilayah Kota Tangsel











