Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan untuk merampingkan 18 organisasi atau lembaga.
“Semakin ramping organisasi, cost-nya juga semakin bisa kita kendalikan. Anggaran, biaya, juga kita melihat lagi,” ujar Presiden saat bertemu dengan wartawan di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (13/7).
Lebih lanjut, Presiden menegaskan pekerjaan yang dilakukan oleh lembaga tersebut nantinya dapat dikembalikan ke kementerian, direktorat jenderal maupun direktorat.
“Kalau kita kembalikan ke direktorat di direktur misalnya, ya kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, atau komisi-komisi itu lagi? jelas Presiden.
Kepala Negara mengibaratkan birokrasi itu seperti kapal yang jika sesimpel mungkin maka bergeraknya bisa cepat sehingga gambaran organisasi ke depan kira-kira seperti itu.
“Bolak-balik kan saya sampaikan ya, negara yang cepat itu yang akan mengalahkan negara yang lambat. Bukan negara gede mengalahkan negara kecil, ndak. Itu kita yakini,” jelas Presiden. (rls/fid)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi











