Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).
Klaim tersebut tidak benar, berdasarkan data WHO per tanggal 9 Oktober dari 36,4 juta kasus COVID-19 di seluruh dunia dan sebanyak 1,06 juta jiwa meninggal karena COVID-19.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Context
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.vn/YHaEo
= = = = =
NARASI:
“COVID – 19 is not killing people. Weak immune systems and bad doctos are.
👾👾👾👾👾👾👾
THE TESTS ARE RIGGED. THE DEATH COUNT IS FALSE. MASKS ARE USELESS. HAND-SANITIZER IS TOXIC. VACCINES ARE POISON. THE GOVERNMENT AND NEWS MEDIA ARE LYING.”
Jika diterjemahkan akan berbunyi seperti ini :
“Covid-19 tidak membunuh orang.
👾👾👾👾👾👾👾
Sistem kekebalan yang lemah dan dokter yang buruk. Tesnya dicurangi. Jumlah kematian salah. Masker tidak berguna. Pembersih tangan beracun. Vaksin adalah racun. Pemerintah dan media berbohong.”
= = = = =
PENJELASAN:
Beredar postingan dari akun Facebook Doral Crocker screenshot berisikan klaim bahwa COVID-19 tidak menyebabkan orang meninggal dunia. Postingan ini diposting pada 7 Oktober 2020 dan dikomentari sebanyak 5 kali.
Mengutip dari artikel cnbc.com, data dari WHO menjelaskan bahwa COVID-19 telah membuat sekitar 50 ribu jiwa meninggal setiap minggunya dan hingga tanggal per 13 Oktober 2020 terdata 37,6 juta kasus COVID-19 diseluruh dunia serta 1,07 juta diantaranya meninggal dikarenakan COVID-19. Menurut artikel dari liputan6.com, ada 4 kelompok orang yang memiliki resiko yang lebih tinggi jika terpapar virus korona yaitu orang lanjut usia, orang dengan HIV, wanita hamil, dan orang pengidap asma.
Melihat dari penjelasan tersebut, klaim bahwa COVID-19 tidak menyebabkan orang meninggal dunia adalah tidak benar dan termasuk dalam Konten yang Menyesatkan/Misleading Context.
= = = = =
REFERENSI:
https://covid19.who.int
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4377939/cek-fakta-tidak-benar-virus-corona-covid-19-tak-membuat-orang-meninggal-dunia
https://www.cnbc.com/2020/09/18/coronavirus-who-says-pandemic-is-killing-about-50000-people-a-week-that-is-not-where-we-want-to-be.html
https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2020/10/08/fact-check-post-claiming-covid-19-fraud-offers-no-evidence/3481311001/
https://www.liputan6.com/bola/read/4221039/4-kelompok-orang-dengan-risiko-lebih-tinggi-terpapar-virus-corona-covid-19
https://www.alodokter.com/kelompok-penyakit-yang-dapat-meningkatkan-risiko-terkena-covid-19
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek3 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan4 minggu agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek3 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air














