Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Foto Kwitansi Hutang Soekarno yang Diterbitkan Bank Negara Indonesia Tahun 1941
![[SALAH] Foto Kwitansi Hutang Soekarno yang Diterbitkan Bank Negara Indonesia Tahun 1941](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2022/06/Cek-Fakta-SALAH-Foto-Kwitansi-Hutang-Soekarno-yang-Diterbitkan-Bank.png)
Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)
Unggahan yang menyesatkan. Faktanya, Bank Negara Indonesia baru berdiri tahun 1946 dan di tahun 1941, Soekarno masih dalam diasingkan oleh Belanda di Bengkulu.
Selengkapnya di bagian penjelasan.
====
Kategori: Konten yang Menyesatkan
====
Sumber: Twitter
https://archive.ph/Cmp8B
====
Narasi:
“BUKTI KWITANSI PRESIDEN INDONESIA SOEKARNO BERHUTANG 400 Kg EMAS PADA SEORANG PENGUSAHA (LEUBE ALI) REMPELAM, RAKIT GAIB, GAYO LUES MELALUI ANGGOTA BPUPKI PADA TAHUN (1941) DI TAKENGON ACEH TENGAH.
Bila orang tua telah tiada, maka hutang duniawi tanggung jwb ahliwaris.”
====
Penjelasan:
Akun Twitter #Atjeh (@AcehPortrait) mengunggah cuitan berupa foto kwitansi bukti Presiden Soekarno berhutang 400 kg emas kepada seorang pengusaha Aceh yang diterbitkan oleh Bank Negara Indonesia tahun 1941. Cuitan yang diunggah pada 13 Juni 2022 mendapat atensi berupa 2,7 rb suka dan 1,1 rb retweet.
Berdasarkan hasil penelusuran, serambinews.com pernah menerbitkan berita berjudul “Iwan Gayo Buru 400 Kg Emas yang Dipinjam Soekarno dari Saudagar Aceh, Ini Bukti Cek Dikeluarkan BNI” yang berkaitan dengan cuitan di atas. Namun, kwitansi diklaim sebagai bukti hutang Soekarno tahun 1941 tidak benar.
Pertama, BNI atau Bank Negara Indonesia yang berdiri pada 5 Juli 1946 menjadi bank pertama milik negara yang berfungsi sebagai bank sentral dan bank umum. Kedua, di tahun 1941 saat Belanda masih menjajah Indonesia, Indonesia masih bernama “Hindia Belanda” atau Nederlandsch Indie. Di tahun yang sama, Soekarno juga masih dalam masa pengasingan di Bengkulu sejak tahun 1938 sampai tahun 1942 karena pemikirannya dianggap membahayakan Belanda. Ketiga, BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan baru dibentuk oleh Jepang pada 29 April 1945 dan diketuai oleh Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat.
Dengan demikian, cuitan akun Twitter #Atjeh (@AcehPortrait) dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.
====
Referensi:
https://www.bni.co.id/id-id/perusahaan/tentangbni/sejarah
https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/26/133500369/nama-indonesia-sebelum-merdeka?page=all.
Sumber:Turnbackhoaks
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Politik1 minggu agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Obituari4 hari agoKurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia
Sport2 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026



































