Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] “Kekhalifahan Utsmaniyah Pelopor Penanganan Wabah Melalui Vaksinasi”
![[SALAH] "Utsmaniy menjadi pelopor dalam penanganan wabah melalui vaksinasi"](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2021/10/1633055755_48_Cek-Fakta-SALAH-Utsmaniy-menjadi-pelopor-dalam-penanganan-wabah-melalui.jpg)
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).
Informasi Palsu. Vaksinasi pertama kali diperkenalkan pada tahun 1796 oleh seorang dokter Inggris bernama Edward Jenner. Prosedur medis sebelum itu dikenal dengan “variolasi” atau “inokulasi”.
Selengkapnya baca di PENJELASAN dan REFERENSI.
=====
KATEGORI: Konten Palsu
=====
SUMBER: Twitter
https://archive.vn/OCDHk
=====
NARASI:
Sertifikat vaksin yg dikeluarkan Kekhalifahan Utsmaniyyah sekitar tahun 1326 H, utk anak laki-laki berusia 10 tahun.
Saat itu di dunia merebak wabah cacar api yg merenggut ratusan juta jiwa. Utsmaniy menjadi pelopor dalam penanganan wabah melalui vaksinasi.
*foto sertifikat vaksin
=====
PENJELASAN:
Beredar postingan di Twitter oleh akun bernama Afwan Riyadi (@af1_). Postingan Afwan berupa gambar dan disertai narasi bahwa gambar tersebut adalah vaksin yg dikeluarkan Kekhalifahan Utsmaniyyah untuk anak laki-laki berusia 10 tahun. Lebih lanjut, Afwan juga menyebut bahwa Pemerintahan Utsmaniyyah adalah pelopor penanganan wabah melalui vaksinasi.
Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, klaim Afwan Riyadi tidak benar. Vaksin pertama kali diperkenalkan pada tahun 1796 oleh seorang dokter Inggris bernama Edward Jenner. Prosedur medis sebelum itu dikenal dengan “variolasi” atau “inokulasi”.
Seorang bangsawan dari Inggris yakni Lady Montagu yang pertama kali memperkenalkan metode variolasi di Inggris, ia bercerita melalui surat kepada seorang temannya tentang imunisasi di Turki yang bertanggal 1 April 1717. Dia mengirim surat tersebut kepada sahabatnya Sarah Chiswell di London untuk menjelaskan prosedur medis di Turki untuk menangkal penyakit cacar.
Dikutip dari AFP, surat dari Lady Montagu menjelaskan mengenai prosedur variolasi,
“Selanjutnya dia membuka bagian yang tubuh yang diinginkan dengan jarum besar (sakitnya tidak lebih dari luka goresan) dan memasukkan racun ke dalam pembuluh darah sebanyak yang bisa ditampung pada ujung jarum, selanjutnya luka itu dirapatkan dengan cangkak, dan dengan cara ini membuka empat atau lima pembuluh darah.”
Berdasarkan linimasa pada historyofvaccines.org, website yang dikelola oleh Sekolah Kedokteran Philadelphia, metode variolasi yang juga dikenal dengan “inokulasi”, telah dipraktikkan di Tiongkok, Afrika dan Turki sebelum dikenal di Eropa. Lady Montagu dianggap sebagai orang yang membawa praktik medis tersebut ke Inggris, di mana dia memerintahkan seorang dokter melakukan variolasi pada anak perempuannya di tahun 1721.
Sedangkan vaksin pertama kali diciptakan oleh Jenner pada tahun 1796 sebagai alternatif variolasi, adalah vaksin sukses pertama di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia dan Perpustakaan Medik Nasional Amerika Serikat. Vaksin buatan Edward Jenner saat itu digunakan untuk pengobatan penyakit cacar.
“Vaksin pertama diperkenalkan oleh dokter Inggris, Edward Jenner, yang tahun 1796 menggunakan virus cacar sapi (vaccinia) untuk memberikan perlindungan melawan cacar, virus yang sejenis, pada manusia,” tulis Encyclopaedia Britannica.
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim Afwan Riyadi adalah SALAH dan dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu.
=====
REFERENSI:
[SALAH] “Vaksin pertama kali dibuat di bawah kekhalifahan Ottoman. Tahun 1717”

https://periksafakta.afp.com/unggahan-menyesatkan-mengklaim-vaksin-pertama-dibuat-di-bawah-pemerintahan-turki-usmani
https://www.britannica.com/science/variolation
https://www.historyofvaccines.org/timeline/all#EVT_15
Lady Mary Wortley Montagu and Immunization Advocacy
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional5 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional5 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional5 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf





































