Video suntingan. Pembuat video tersebut telah mengklarifikasi bahwa dia membuat video tersebut dengan fitur filter instagram. Dia juga menyatakan bahwa matanya masih normal dan dia bukanlah Iwan yang disebut di video tersebut.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Dimanipulasi
=============================================
Beredar video yang diklaim sebagai “korban kecanduan game online” di media sosial Facebook, Twitter, Youtube dan Instagram. Video tersebut juga beredar melalui aplikasi percakapan Whatsapp.
Beberapa sumber:
1. Facebook : http://bit.ly/38dDLir (Pencarian publik)
2. Twitter : https://perma.cc/5AP5-Z6GB (Arsip)
3. Instagram : https://perma.cc/VJ22-46L9 (Arsip)
4. Youtube : https://perma.cc/QNB6-EPET (Arsip)


=============================================
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, faktanya video yang diunggah oleh beberapa sumber tersebut adalah video yang sudah mengalami proses penyuntingan.
Pembuat video tersebut telah mengklarifikasi bahwa dia membuat video tersebut dengan fitur filter instagram. Dia juga menyatakan bahwa matanya masih normal dan dia bukanlah Iwan yang disebut di video tersebut.
Video pernyataan dari pembuat video bisa ditonton di
Video berita MNC TV yang mengawali video tersebut adalah video yang diunggah oleh kanal Official iNews pada 23 Juli 2019 dengan judul “Pemuda di Bekasi Kecanduan Game Online Hingga Gangguan Jiwa – LIS 23/07” begitu juga suara narator yang membawakan narasi berita di video itu.
Namun, pada video yang diunggah oleh sumber klaim, video liputan tentang Iwan Setiawan diganti dengan video yang dibuat dengan menggunakan fitur filter di Instagram oleh pemilik akun instagram Raven Anandio (instagram.com/ravenanandio).
Terkait dengan nama Iwan Setiawan yang disebut-sebut di video berita MNC TV dan video dari sumber klaim, perawat Iwan Setiawan atau yang dikenal sebagai Wawan dari PSM Gerak Cepat Bersama, Sri Pujiawati, mengatakan Wawan memang mengalami skizofrenia, tetapi bukan karena kecanduan game.
“Dia kena skizofrenia karena kedua orang tuanya meninggal. Dia jadi punya tingkat kecemasan yang tinggi, makanya tangannya seperti itu. Dia nggak kecanduan game,” kata Sri, Jumat (19/7/2019).
Sri menyebut mendampingi Wawan sejak 2016. Sepengetahuannya, gangguan jiwa yang dialami Wawan bukan karena main game.
“Sebenarnya Iwan (Wawan) bukan sakit karena game online. Saya dampingi Iwan dari 2016,” imbuh Sri.
Ia menambahkan, Wawan diamankan dari Tasikmalaya belasan tahun lalu. Wawan juga sempat beberapa kali dibawa ke RS Cisarua.
“Kalau IS tangannya begitu karena rasa cemas yang tinggi, permasalahan yang enggak pernah dikeluarkan. Jari tangannya enggak mau diam bukan berarti karena enggak bisa main handphone,” timpal Ketua LSM Gerak Cepat Bersama, Farian dalam sambungan telepon yang sama.

REFERENSI
https://www.youtube.com/watch?v=ZQHbLehBkBE
https://turnbackhoax.id/2019/07/21/salah-gangguan-jiwa-karena-kecanduan-main-game/
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif6 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya














