Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Informasi yang salah. Faktanya, dari 18.000 tengkorak manusia yang terdapat dalam Musee de l’Homme di Prancis, hanya 24 di antaranya yang terbukti merupakan tengkorak pejuang muslim Aljazair. 24 buah tengkorak muslim Aljazair tersebut sudah dikembalikan ke negara asal pada Juli 2020 lalu.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.vn/1GV6y
= = = = =
NARASI:
“Perancis marah karena kepala satu warganya dipenggal setelah menistakan Rasulullah ﷺ, tapi seperti lupa bahwa mereka telah membangun museum tengkorak di paris. Museum berisi 18.000 tengkorak kepala manusia (mayoritas muslim) yang mereka potong dan mereka kumpulkan saat menjajah Aljazair dan negeri lainnya. Lalu dengan angkuh menolak untuk mengembalikan tengkorak-tengkorak tersebut kepada keluarganya
.
(AsySyaikh Dr. Iyad Qunaibi hafizhahullah)
source: @nusantarabertauhidid”
= = = = =
PENJELASAN:
Forum Facebook Pecinta Panji Rasulullah mengunggah sebuah informasi (1/11) yang menyatakan bahwa sebuah museum di Prancis memiliki koleksi 18.000 tengkorak manusia dan bahwa mayoritas tengkorak tersebut adalah milik umat Muslim saat Prancis menjajah Aljazair dan negara lain. Unggahan tersebut juga menyatakan bahwa pemerintah Prancis menolak untuk mengembalikan tengkorak-tengkorak tersebut ke negara asal.
Berdasarkan hasil penelusuran, museum yang dimaksud merupakan Musee de l’Homme atau ‘Museum Manusia’, yaitu sebuah museum antropologi yang berfokus pada evolusi manusia. Museum ini memuat koleksi dari berbagai belahan dunia yang dibawa oleh para penjelajah dan tentara Prancis pada masa kolonial. Koleksi tersebut juga meliputi 18.000 tengkorak manusia yang 24 di antaranya terbukti merupakan tengkorak milik pejuang muslim anti-kolonialisme dari Aljazair. 24 buah tengkorak muslim Aljazair tersebut sudah dikembalikan ke negara asal pada Juli 2020 yang lalu, untuk memenuhi tuntutan restitusi oleh negara-negara bekas koloni Prancis. Lebih lanjut, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa pemenggalan kepala tersebut merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan telah meminta maaf kepada pemerintah Aljazair.
Dengan demikian, informasi yang diunggah oleh forum Facebook Pecinta Panji Rasulullah tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1091/fakta-atau-hoaks-benarkah-klaim-soal-museum-di-prancis-yang-simpan-tengkorak-dari-kaum-muslim-ini
https://www.aljazeera.com/news/2020/7/3/france-returns-remains-of-algerian-anti-colonial-fighters
https://www.bbc.com/news/world-africa-53270288

Pemerintahan2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 minggu agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Sport2 minggu agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Serba-Serbi2 minggu agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan2 minggu agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan














