Hasil periksa fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).
Ombak dalam video tidak menyentuh awan. Bagian yang disebut sebagai ‘awan’ adalah partikel air laut yang disebut sebagai ‘semprotan laut’.
= = = = =
KATEGORI: FALSE CONTEXT / KONTEN YANG SALAH
= = = = =
SUMBER: TWITTER
= = = = =
NARASI:
“🌊ombak menyentuh awan☁️ ✨”
= = = = =
PENJELASAN:
Akun Twitter bernama ‘RADICALISM – BROKEN WING’ (@LordADF2020) mengunggah status pada tanggal 09/11/2020 berupa video ombak dengan klaim ombak tersebut menyentuh awan.
Dari hasil penelusuran diketahui informasi tersebut salah. Ombak dalam video tidak menyentuh awan, bagian yang disebut awan dalam video merupakan ‘semprotan laut’ (sea spray) yaitu partikel aerosol yang terbentuk langsung dari lautan. Gelombang yang menerjang pantai menghasilkan tetesan kecil air yang memindahkan panas dan air laut ke atmosfer. Selain itu, awan tidak terbentuk dari ketinggian rendah seperti dalam video.
Semprotan laut (sea spray) terbentuk dari pemecahan ombak oleh gesekan angin, percikan atau semburan gelembung udara di permukaan gelombang. Ketika angin, kepala ombak, dan gelombang pecah mencampurkan udara ke permukaan laut, udara berkumpul kembali untuk membentuk gelembung, mengapung ke permukaan, dan menyembur di antara udara-laut.
Menurut peneliti, ‘sea spray’ memengaruhi suhu dan kelembapan secara signifikan antara atmosfer dan laut, mempengaruhi pola iklim global dan intensitas badai tropis. Sea spray juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan distribusi spesies di ekosistem dan meningkatkan korosi bahan bangunan di wilayah pesisir.
Sementara video tersebut pertama kali diunggah tahun 2015 oleh pengguna bernama Conor Hegyi pada situs Vimeo berjudul ‘SHOWREEL’ di menit ke 03:36. Video yang sama dapat juga dilihat dari postingan akun Instagram @conorhegyi pada 19/9/2020. Dari penelusuran di atas, status tersebut masuk kategori Konten yang Salah.
= = = = =
REFERENSI:
https://hoaxeye.com/2019/08/08/wave-touching-a-cloud/
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Sea_spray
https://phys.org/news/2019-07-scientists-high-speed-video-sea.html
https://www.instagram.com/p/CFUMQIFJ0cV/?igshid=1nqbjdyslcs1l
https://vimeo.com/141765123
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Sport6 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Sport6 hari agoHasil Moto3 Amerika 2026 Guido Pini Juara, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Otomotif5 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis5 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF
Bisnis4 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Bisnis4 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg











