Beredar di pesan berantai Whatsapp yang membagikan informasi menghimbau warga Kupang yang beragama Muslim agar tidak membeli daging sapi selema sebulan karena bangkai sapi-sapi tersebut akan dijual ke pasar. Menurut Camat Kupang Barat, Yusak Ulin, belasan sapi itu akan dikubur. “Atau mungkin dagingnya dipotong-potong untuk dibagikan kepada warga setempat,” ujar Yusak.
[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN
[SUMBER]: WHATSAPP
======
[NARASI]:
“Jangan beli daging sapi dulu untuk sebulan Karena sapi sapi yang tersambar petir di alak mau dijual ke pasar.. Kondisi sapi semua bangkai. Terimakasih. Tolong infokan ke semua saudara muslim. Terimakasih
======
[PENJELASAN]:
Beredar di media sosial melalui pesan berantai whatsapp tangkapan gambar disertai narasi yang menyebut bahwa sapi yang tersambar petir di Kecamatan Alak, Kupang, Nusa Tenggara Timur, dagingnya akan dijual ke pasar.
Dalam gambar tangkapan layar itu, terlihat sebuah foto yang menampakkan sejumlah sapi yang telah mati. Sapi-sapi itu tergeletak di sebuah lapangan.
Dilansir dari Antaranews.com yang dimuat pada 5 Desember 2019, faktanya memang benar adanya belasan sapi yang mati tersambar petir di Kupang, tepatnya di di Dusun 05, Kampung Kolona, Desa Bolok, Kupang Barat.
Menurut Camat Kupang Barat, Yusak Ulin, sebanyak 14 ekor sapi mati akibat tersambar petir saat hujan mengguyur Desa Bolok pada 5 Desember 2019. Sapi-sapi itu milik sejumlah warga yang menggembalakannya dengan dilepas secara bebas.
Namun, menurut Yusak, belasan sapi itu akan dikubur. “Atau mungkin dagingnya dipotong-potong untuk dibagikan kepada warga setempat,” ujar Yusak.
Dikutip dari berita di laman Kompas.com yang dimuat pada 6 Desember 2019, salah satu warga yang sapinya tersambar petir, Yakob Apaut, mengatakan bahwa belasan sapi yang mati tersebut milik enam warga.
Yakob menceritakan bahwa kejadian bermula ketika hujan turun disertai petir melanda wilayahnya. Kemudian, ia mencari sapi yang sedang dilepas di Padang Kolana untuk digiring ke kandang. Seketika, dia terkejut saat melihat sapi-sapi yang bergerombol itu berhamburan dan sebagian terjatuh karena terkena petir.
======
REFERENSI:
https://cekfakta.tempo.co/…/fakta-atau-hoaks-benarkah-sapi-…
https://news.detik.com/…/belasan-sapi-mati-tersambar-petir-…
https://www.antaranews.com/…/belasan-ekor-sapi-tewas-tersam…
Nasional7 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Bisnis6 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg
Otomotif6 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Internasional6 hari agoPraka Farizal Rhomadhon Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur di Lebanon
Pemerintahan5 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel
Bisnis7 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF
Bisnis6 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Gelar Halalbihalal Bersama Keluarga Besar Setwapres












