Tidak ditemukan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak sanggup dan menyerahkan tugasnya kepada Rizal Ramli dalam video. Adapun, narasi yang dibacakan dalam video berasal dari sejumlah artikel dari sejumlah laman daring.
=====
Kategori: Misleading Content/Konten yang Menyesatkan
=====
Sumber: Youtube
=====
Narasi:
“BERITA TERBARU HARI INI ~ SRI MULYANI SUDAH TIDAK SANGGUP LANJUT, SERAHKAN TUGASNYA KE RIZAL RAMLI
Terima kasih sudah mensupport channel kami, semoga tayangan yang kami sajikan bisa bermanfaat untuk pemirsa dimanapun berada.
dukungan pemirsa dengan memberikan Subscribe, like, Comment dan Share, kami mengucapkan banyak terima kasih.”
=====
Penjelasan:
Kanal Youtube Radar Politik mengunggah video dengan judul “BERITA TERBARU HARI INI ~
SRI MULYANI SUDAH TIDAK SANGGUP LANJUT, SERAHKAN TUGASNYA KE RIZAL RAMLI”
dengan durasi 10:03 dan telah ditonton sebanyak 59.893 kali.
Berdasarkan hasil penelusuran, narasi yang dibacakan dalam video tersebut berasal dari
sejumlah artikel dari sejumlah laman daring. Bagian pertama, diketahui berasal
dari artikel pada laman law-justice.co berjudul “ProDEM: Minggirlah Kalau Sudah
Tidak Mampu, Rizal Ramli Punya Solusi!” yang tayang pada 6 Agustus 2020. Dalam artikel
tersebut membahas mengenai pernyataan dari Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro
Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule, dan tidak ditemukan pernyataan Menkeu Sri
Mulyani menyerahkan tugasnya kepada Rizal Ramli.
Lalu, bagian kedua, diketahui berasal dari artikel berjudul “Jokowi Minta Ekonomi
Melampaui Dunia, Rocky Gerung: Joko Tingkir Keselek Klepon Alias Oon” yang
tayang di gelora.co pada 6 Agustus 2020. Artikel tersebut merupakan lansiran
dari artikel berjudul sama pada laman suaranasional.com yang tayang pada 6
Agustus 2020. Artikel tersebut berisikan pernyataan Rocky Gerung dan tidak
ditemukan pernyataan Sri Mulyani menyerahkan tugasnya kepada Rizal Ramli.
Narasi yang dibacakan pada bagian ketiga video tersebut diketahui berasal dari artikel
berjudul “Bu Sri Mulyani, Mohon Yang Adil!” yang tayang di rmol.id pada 6
Agustus 2020. Artikel itu berisikan pernyataan dari Musni Umar yang merupakan
Sosiolog sekaligus Rektor Universitas Ibnu Chaldun. Pada artikel itu juga tidak
ditemukan pernyataan mengenai Sri Mulyani menyerahkan tugasnya kepada Rizal
Ramli.
Dan, narasi pada bagian keempat video berasal dari artikel rmol.id dengan judul “Pakar
Ekonomi: Marah Terus, Siapa Yang Jadi Kompor Presiden Jokowi?” yang tayang pada
6 Agustus 2020. Artikel itu membahas mengenai pernyataan Dradjad H. Wibowo, Pakar
Ekonomi, dan tidak ditemukan perihal penyerahan tugas dari Sri Mulyani kepada Rizal
Ramli.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dalam video di kanal Radar Politik tersebut tidak
ditemukan pernyataan dari Sri Mulyani menyerahkan tugasnya kepada Rizal Ramli.
Oleh sebab itu, konten video tersebut masuk ke dalam kategori Misleading
Content atau Konten yang Menyesatkan.
=====
Referensi:
https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1254592238206642/
https://www.gelora.co/2020/08/jokowi-minta-ekonomi-melampaui-dunia.html
https://politik.rmol.id/read/2020/08/06/446864/bu-sri-mulyani-mohon-yang-adil
Jabodetabek7 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan7 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek7 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan7 hari agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri
Nasional7 hari agoPerkuat Ketahanan Nasional, Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi
Nasional7 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu
Kabupaten Tangerang7 hari agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien











