Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Video Kompas TV dengan Narasi Rumah Sakit Penerima Vaksin Palsu
![[SALAH] “Semangkin Gawat Indonesia sekarang ini! Banyaknya Rumah Sakit Penerima Vaksin Palsu!”](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-19_23-14-19.jpg)
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Bukan video yang meliput berita tentang vaksin Covid-19 palsu baru-baru ini, melainkan berita tentang peredaran vaksin palsu untuk balita pada tahun 2016 lalu.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.ph/ZYla8
= = = = =
NARASI:
“Semangkin Gawat Indonesia sekarang ini! Banyaknya Rumah Sakit Penerima
Vaksin Palsu! Mau jadi apa NKRI ini”
= = = = =
PENJELASAN:
Akun Facebook dengan nama pengguna Doni S Sos (https://www.facebook.com/doni.ssos.33) dalam forum Media Cetak dan Online Ampera News (https://www.facebook.com/groups/256007485656252) mengunggah sebuah potongan video dengan logo Kompas TV yang memberitakan tentang peredaran vaksin palsu di beberapa rumah sakit. Unggahan tersebut juga disertai dengan keterangan yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini.
Pihak Kompas TV melalui situs resminya, kompas.tv, menegaskan bahwa video tersebut merupakan potongan berita Kompas TV yang meliput peredaran vaksin palsu untuk balita pada tahun 2016 lalu. Video lengkap sudah pernah diunggah ke kanal YouTube Kompas TV pada 15 Juli 2016 yang lalu.
Lebih lanjut, pihak Kompas TV juga menjelaskan bahwa logo yang tercantum pada potongan video merupakan logo lama. Kompas TV telah mengganti logonya sejak 19 Oktober 2017, bertepatan dengan Peluncuran Rumah Pilkada. Proses peluncuran logo baru Kompas TV dapat dilihat dalam video yang diunggah di kanal Kompas TV berjudul “ROSI Spesial Peluncuran Rumah Pilkada” pada cap waktu 2:25:05.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna Doni S Sos (https://www.facebook.com/doni.ssos.33) dalam forum Media Cetak dan Online Ampera News (https://www.facebook.com/groups/256007485656252) tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://www.kompas.tv/article/193822/hoax-potongan-video-berita-kompas-tv-dengan-narasi-vaksin-covid-palsu
https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/18/kompastv-pastikan-potongan-video-dengan-narasi-vaksin-covid-palsu-hoaks-berikut-klarifikasinya
Bisnis3 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta4 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport4 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Sport4 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3
Sport4 hari agoKapten Persita Tangerang Minta Maaf Gagal Penuhi Target BRI Super League 2025/26




















