Connect with us

Lifestyle

Crouzon Syndrome Adalah Kelainan Bentuk Kepala Bayi. Apa Sebabnya?

Tiga bulan pertama kehamilan adalah masa yang paling penting untuk perkembangan janin dalam kandungan. Di sisi lain, di masa-masa ini jugalah jabang bayi paling rentan terhadap risiko cacat lahir. Crouzon syndrome adalah salah satu bentuk cacat lahir yang mungkin terjadi, ditandai dengan kelainan bentuk tulang tengkorak bayi. Apa penyebab dan gejala dari Crouzon syndrome? Simak ulasannya di sini.

Crouzon syndrome adalah bentuk kelainan tengkorak dari craniosynostosis

Crouzon syndrome adalah cacat lahir bawaan langka. Kondisi ini disebabkan oleh tulang tengkorak yang menyatu sebelum waktunya. Tulang tengkorak bukanlah satu rangka utuh, melainkan gabungan dari tujuh lempeng tulang berbeda yang satu sama lainnya dihubungkan oleh jaringan lentur bernama sutura.

Seharusnya, tulang tengkorak bisa mengembang perlahan mengikuti bertambanya volume otak bayi selama dalam kandungan. Kemudian seiring berjalannya waktu sutura akan mengeras dan akhirnya menutup untuk menyatukan ketujuh lempeng tulang menjadi tulang tengkorak yang utuh.

Jika ada satu atau beberapa jaringan sutura yang menutup lebih cepat dari seharusnya, akibatnya otak bayi tidak bisa berkembang maksimal karena terhambat oleh tulang tengkorak yang terlanjur menyatu. Sindrom ini mengakibatkan bentuk tengkorak kepala dan rangka wajah jadi cacat.

Advertisement

Crouzon syndrome adalah tanda dari craniosynostosis. Crouzon syndrome memengaruhi sekitar 5 persen dari semua bayi yang terlahir dengan craniosynostosis. Sindrom ini dapat mulai tampak dalam beberapa bulan pertama usia bayi dan terus berkembang sampai usia dua atau tiga tahun.

Apa saja gejala Crouzon syndrome?

sumber: Medical News Today

Gejala dari Crouzon syndrome bisa berbeda-beda setiap anak. Namun umumnya, berikut beberapa gejala atau tanda yang paling mungkin muncul:

  • Bentuk wajah yang tidak biasa.
  • Wajah tengah dangkal, yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas.
  • Dahi tinggi.
  • Mata lebar dan menonjol.
  • Rongga mata yang dangkal, yang dapat menyebabkan masalah penglihatan.
  • Mata juling (strabismus).
  • Hidung seperti paruh kecil.
  • Masalah gigi.
  • Posisi telinga rendah.
  • Gangguan pendengaran karena kemungkinan saluran telinga yang sempit

Gejala yang kurang umum dari Crouzon syndrome adalah bibir sumbing.

Bentuk tulang tengkorak yang tidak proporsional bisa menimbulkan sakit kepala berkepanjangan, gangguan penglihatan, serta masalah psikologis di kemudian hari.

Penyebab Crouzon syndrome

Sindrom Crouzon disebabkan oleh mutasi atau perubahan pada salah satu dari empat gen FGFR. Biasanya ini memengaruhi gen FGFR2 dan FGFR3  (lebih jarang terjadi).

Advertisement

Gen membawa pesan untuk membuat protein yang berfungsi untuk mengatur fungsi tubuh. Mutasi gen dapat memengaruhi fungsi apa pun yang dimiliki oleh protein tertentu.

Saat bayi berkembang di dalam rahim, protein FGFR 2 memberi sinyal sel-sel tulang untuk mulai terbentuk. Mutasi gen ini akan meningkatkan kekuatan sinyalnya secara berlebihan sehingga menyebabkan tengkorak bayi menjadi menyatu terlalu cepat.

Bayi hanya perlu mewarisi satu salinan mutasi gen dari salah satu orang tua untuk bisa mengalami Crouzon syndrome. Jika Anda memiliki kondisi ini, masing-masing anak Anda berpeluang 50 persen untuk mewarisinya. Pola pewarisan ini disebut autosomal dominan.

Pada sekitar 25 hingga 50 persen orang dengan Crouzon syndrome, mutasi gen terjadi secara spontan. Artinya bayi tidak perlu terlahir dari orangtua dengan riwayat Crouzon syndrome untuk bisa memiliki kondisi ini.

Advertisement

Perawatan yang tepat untuk Crouzon syndrome

Kasus Crouzon syndrome ringan mungkin tidak perlu diobati. Namun, anak yang memiliki gejala lebih parah perlu mengunjungi spesialis kraniofasial, dokter yang mengkhususkan diri pada perawatan kelainan tengkorak dan wajah neonatal.

Dalam kasus yang lebih parah, dokter dapat melakukan operasi untuk membuka sutura dan memberi ruang pada otak untuk tumbuh. Setelah operasi, anak Anda harus mengenakan helm khusus selama beberapa bulan untuk membentuk kembali tengkoraknya.

Operasi juga bisa dilakukan untuk:

  • Mengurangi tekanan di dalam tengkorak.
  • Memperbaiki bibir sumbing.
  • Memperbaiki rahang yang salah.
  • Meluruskan gigi bengkok.
  • Memperbaiki masalah mata.

Selain itu, anak dengan masalah pendengaran bisa memakai alat bantu dengar untuk memperkuat suara. Anak-anak dengan kondisi ini mungkin juga memerlukan terapi bicara dan bahasa.

Selain perawatan bedah, anak dengan Crouzon syndrome dan keluarganya dapat melakukan konseling genetik untuk mendapatkan dukungan. Terapi-terapi ini sering membantu untuk mengatasi efek psikologis dengan kondisi genetik.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional9 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport11 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport12 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport16 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno2 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis4 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum4 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional5 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional5 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional3 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport3 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Kabupaten Tangerang2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Populer