Lifestyle
Daftar Pantangan Bagi Penderita Asma

Sampai sekarang, belum ada obat yang dapat menyembuhkan asma. Namun, perawatan dan mengikuti pantangan bagi penderita asma mungkin dapat membantu mengendalikan gejalanya.
Mengendalikan asma berarti memiliki kegiatan dan aktivitas sehari-hari yang tidak terganggu karena gangguan pernapasan ini. Dengan kata lain, Anda dapat tidur dengan tenang. Lalu mampu berolahraga dan menyelesaikan kewajiban tanpa harus menggunakan pengobatan setiap harinya.
Dengan menjalankan pantangan-pantangan ini, Anda berpotensi terhindar dari serangan asma. Simak daftarnya.
Pantangan bagi penderita asma

Cara untuk mengendalikan asma adalah dengan menghindari penyebab atau pemicu asma itu sendiri yakni menggunakan pengobatan dengan baik, berkonsultasi dengan dokter dengan terus melakukan perawatan dan rutin check-up. Selain itu, Anda juga paham kapan harus mencari bantuan medis.
Berikut pantangan-pantangan yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari serangan asma:
1. Pemicu asma
Pantangan bagi penderita asma yang pertama adalah selalu peka terhadap lingkungan sekitar terutama kondisi udara. Pemicu tertentu dapat seketika menyebabkan gejala asma, di antaranya:
- Polusi udara
- Alergi
- Udara dingin
- Virus flu atau pilek
- Sinusitis
- Asap
- Aroma atau bau-bauan
Penting untuk penderita asma mengetahui berbagai jenis asma dan segera menghindar ketika terpapar.
2. Olahraga pantangan bagi penderita asma
Berdasarkan penelitian, semua orang perlu olahraga, tak terkecuali mereka yang menderita asma. Namun, sebagian orang mengalami asma saat olahraga. Oleh karena itu olahraga menjadi pantangan bagi penderita asma.
Apa saja olahraga yang paling mudah menyebabkan asma?
- Olahraga atau aktivitas yang dilakukan dalam kondisi udara dingin atau kering, seperti futsal di malam hari dan jogging di pagi hari.
- Olahraga atau aktivitas dengan durasi lama, seperti maraton dan sepak bola.
Lalu bagaimana cara agar dapat tetap berolahraga tanpa mengalami serangan asma? Anda dapat melakukan olahraga untuk penderita asma yang memiliki risiko paling kecil dalam memicu asma seperti:
- Olahraga atau aktivitas yang mengharuskan Anda mengeluarkan energi dalam waktu singkat, seperti voli.
- Berjalan atau bersepeda santai.
- Berenang di air yang hangat atau kondisi yang lembap/tidak dingin.
Satu hal yang perlu diingat, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan dalam bentuk apapun.
3. Merokok
Pantangan bagi penderita asma ini mungkin sudah sering Anda dengar. Jika Anda perlu diingatkan kembali, selain memperburuk asma, merokok merugikan bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Saat Anda berhenti merokok, Anda akan merasakan manfaat seperti:
- Panjang umur
- Meningkatkan kesehatan
- Penampilan Anda jadi lebih baik karena merokok menyebabkan keriput, noda di gigi dan kulit kusam
- Meningkatkan indra perasa dan penciuman
- Lebih hemat
Mencoba berhenti merokok untuk pengidap asma memang bukan hal yang mudah. Bahkan faktanya, sebanyak 75% orang yang berhenti akan kembali merokok. Sebagian besar telah mencoba setidaknya tiga kali untuk berhasil berhenti merokok. Jangan menyerah!
4. Makanan


Sebenarnya tidak ada pantangan bagi penderita asma dalam hal makanan atau minuman. Namun, sebuah penelitian mengenai asma dan pola makan menunjukan, remaja dengan gizi buruk cenderung mengalami gejala asma. Mereka yang kurang mengkonsumsi buah-buahan dan makanan yang mengandung vitamin C dan E serta asam lemak Omega-3 memiliki fungsi paru-paru yang lebih buruk.
Penelitian lain menunjukkan anak-anak yang sering mengkonsumsi kacang-kacangan dan buah seperti anggur, apel dan tomat, lebih jarang mengalami gejala asma.
Kesimpulannya, belum ada yang membuktikan bahwa makanan dapat memperburuk gejala asma. Justru Anda butuh berbagai sumber jenis makanan karena dengan nutrisi yang baik, setidaknya tubuh dapat lebih baik menangkal penyakit lain yang dapat memperburuk kondisi asma.
Pantangan bagi penderita asma yang paling utama adalah menghindari pemicu asma itu sendiri dan lebih pandai dalam melakukan aktivitas serta olahraga. Jika dikontrol dengan baik, penderita asma akan menjalani kehidupan normal sama seperti orang lain pada umumnya.
Kabartangsel.com
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden





























