Banten
Damai dengan Alam, Kearifan Hidup Orang Baduy

Alam dan manusia Baduy boleh jadi merupakan “Tabungan” Tuhan yang masih tersisa, atau sengaja disisakan Tuhan dari sekian banyak kekayaan ciptaanNya (termasuk agama) di muka bumi yang kini sudah mulai berubah, rusak dan rapuh. Tabungan itu dipertahankan oleh Orang Baduy sebagai modal dan bekal sekaligus cermin bagi perbaikan masa depan dunia.
Kehidupan di sana tampak seperti tak berubah. Jarum jam seolah-olah berputar sangat lambat. Sikap “diam” Orang Baduy adalah sebuah proses kerja bathin dan kreativitas hidup alami yang terus menerus dipertahankan selama ribuan tahun untuk menjaga kelestarian dan keutuhan alam.
| Judul | Damai dengan alam: kearifan hidup orang Baduy |
| Penulis | Uten Sutendy |
| Penerbit | Media Komunika, 2010 |
| ISBN | 9791660417, 9789791660419 |
| Tebal | 196 halaman |
Pemerintahan7 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Pemerintahan7 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Nasional7 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Hukum7 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Nasional7 hari agoKemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden
Banten7 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian
Nasional7 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025
Bisnis1 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
















