Masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya di RW 04 Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, tidak ada alasan lagi untuk membuang sampah sembarangan. Pasalnya, sampah yang dihasilkan warga bisa ditukar dengan emas ataupun uang di kantor Pegadaian.
Adalah Bank Sampah Teratai yang diresmikan Walikota Airin Rachmi Diany pada 16 Juni 2019 lalu. Melalui pemerintah daerah, bank sampah ini bekerjasama dengan PT Pegadaian melalui program corporate social responsibility (CSR) perseroan untuk menyediakan tabungan sampah.
“Warga nasabah bank sampah ini bisa menukarkan sampah dengan emas maupun umroh. Semakin rajin masyarakat memilah sampah dari rumah dan datang ke bank sampah untuk menabung, maka semakin besar emas dan kesempatan umroh yang mereka dapatkan. Karena bank sampah ini bekerjasama dengan PT Pegadaian untuk menjalankan hidup sehat, memilah sampah menabung emas,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Toto Sudarto.
Kepala Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta II, Ngadenan mengatakan PT Pegadaian (Persero) meresmikan Bank Sampah Teratai RW 04, dengan mengambil tema “The Gade Clean & Gold”, di Pondok Pucung. Melalui Bank Sampah ini, Pegadaian ingin mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas.
Dia mengatakan, dengan adanya bank sampah di Pondok Pucung diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.
“Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program Sampah Menjadi Emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil yang maksimal,” ujarnya.
Kata dia, pendirian Bank Sampah adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat, mengurangi dampak sampah lingkungan, sekaligus meningkatkan sumber penghidupan. Diresmikannya Bank Sampah ini merupakan salah satu perwujudan dari program CSR Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan, sebagai bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada masyarakat.
“The Gade kini menjadi nickname untuk Pegadaian dan sudah menjadi brand yang dikenal kalangan milenial. Apalagi The Gade Coffee & Gold kini tersebar di banyak kota di Indonesia menjadi gerai Pegadaian sekaligus cafe yang instagramable,” jelasnya. (hms/tri)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta4 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Banten4 minggu agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos
Pemerintahan4 minggu agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan














