Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar lomba balita sehat tingkat Puskesmas se- Kota Tangsel, bertempat di Graha Widya Bhakti (GWB), Puspiptek, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Selasa (31/7) lalu.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat,Dinas Kesehatan Iin Sofiawati, menjelaskan, kegiatan lomba bayi dan balita sehat 2018 ini diselenggarakan oleh seksi kesehatan keluarga bidang kesehatan masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel.
“Peserta lomba ini terdiri dari dua kelompok yakni usia 6 hingga 24 bulan sebanyak 29 anak, dan usia 25-59 bulan sebanyak 29 anak,”ungkapnya.
Iin menjelaskan, lomba balita sehat ini merupakan momen yang sangat tepat sebagai sarana pembelajaran tentang manfaat dari sebuah generasi sehat. “Lomba ini bertujuan sebagai media pembelajaran kepada ibu dari bayi atau balita tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita,”jelasnya.
Diharapkan peran serta keluarga bersama masyarakat dalam meningkatkan dan membina tumbuh kembang bayi dan balita secara optimal, sehingga tercapai kesejahteraan balita di Tangsel. Untuk pemenang lomba akan menjadi wakil dalam lomba balita sehat tingkat Provinsi Banten.
Sementara Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menjelaskan, pembangunan kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber Daya manusia di Indonesia, hal ini dapat dicapai melalui peningkatan peran bersama dan untuk mencapai tujuan dimaksud maka pembangunan kesehatan terbagi menjadi beberapa upaya pokok yang salah satunya adalah kesehatan ibu dan anak.
Upaya kesehatan yang dilakukan sejak masih didalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus untuk meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang yang optimal baik fisik, mental, emosional maupun sosial serta memiliki kecerdasan yang baik.
“Anak yang sehat tentu menjadi dambaan kita semua. Bukan hanya kesehatan fisik yang diperlukan bagi anak dalam tumbuh kembangnya, tapi juga sehat secara psikis, sosial dan spiritualnya, sehingga terbentuk generasi penerus yang berkualitas. Untuk itu peran orang tua dan lingkungan sangat berpengaruh dalam pembentukan dan pembangunan kesehatan Balita, sebagai upaya penurunan angka kematian bayi dan balita, serta terbentuknya Kota Tangselsebagai Kota Layak Anak yang merupakan bagian dari motto Kota Tangsel yang Cerdas, Modern dan Religius,”ungkapnya.
Dengan kegiatan lomba yang dilaksanakan setiap tahun ini, diharapkan masyarakat di kota Tangsel menjadi termotivasi untuk terus berupaya mendidik dan menjaga kesehatan anak-anaknya, karena penilaian dalam lomba ini bukan hanya dari segi kesehatan dan perkembangan bayi dan balita saja, tapi juga meliputi pengetahuan dan perhatian orang tua dalam merawat, menjaga, dan mendidik anak-anaknya, sehingga bisa didapatkan anak-anak yang sehat secara fisik dan psikis serta berkembang sesuai dengan usianya.

Sementara pemenang lomba balita sehat yakni juara I Keinan Kahfi Andaru dari Pamulang, Juara dua Nada Evelyn Winona dari Sawah Baru Kecamatan Ciputat, Juara tiga Muhammad Fawwaz Abdullah dari Serpong. (red/fid)
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin













