Connect with us

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kemungkinan akan meniadakan salat Idul Adha jika Tangsel masih dalam zona merah atau orange.

Hal tersebut mengacu pada Surat Edaran nomor 15 tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban tahun 1442 Hijriah atau 2021.

“Kita mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama naomor 15 tahun 2021, untuk Idul Adha kemungkinannya kita misalnya kalau Tangsel masih zona merah atau oranye, kemungkinan untuk sholat Idul Adha ditiadakan,” papar Ketua DMI Tangsel, Heli Slamet dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Advertisement

Slamet juga mengimbau, jika Tangsel masih terus masuk dalam zona oranye, diimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Adha di rumah.

“Kemungkinannya kalau kita zona merah atau oranye kemungkinan Tangsel itu salat Idul Adhanya di rumah,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, Abdul Rojak mengatakan, keputusan final masyarakat Tangsel bisa melaksanakan salat Idul Adha secara jamaah akan ditetapkan pada awal bulan Juli.

“Awal Juli ada pembahasan antara Pemkot dengan MUI, Kemenag, NU, Muhammadiyah, Forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah). Keputusannya gimana menindaklanjuti SE Kemenag Nomor 15. Jadi tunggu saja kebijakan Walikota,” tutur Rojak.

Advertisement

Meski begitu, Rojak tetap menghimbau agar masyarakat Tangsel patuh terhadap protokol kesehatan.

“Tapi sekali lagi, keputusan itu nanti menunggu kebijakan Pemda setempat. Misal berdasarkan basis mikro. Surat edaran sifatnya imbauan, seruan, ajakan. Jadi juga melihat perkembangan kasus,” tandasnya. (nlr/plp)

Advertisement

Populer