Legislatif
DPRD Tangsel Godok Perda Perindustrian dan Perdagangan

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sugeng Santoso mengaku, saat ini tengah dibahas perda tentang perindustrian dan perdagangan. Isi dalam perda itu salah satunya adalah tentang peredaran barang ilegal yang tidak memenuhi standarisasi. Diharapkan setelah keluarnya perda ini bisa meminimaliasasi barang ilegal.
Selain itu, untuk menekan tingginya tingkat peredaran barang ilegal di Kota Tangsel, Sugeng juga meminta Disperindag Kota Tangsel rutin melakukan razia produk ilegal. Menurutnya upaya ini harus dilakukan guna meminimalisasi meningkatnya barang ilegal.
Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat ada 2.478 perusahaan di Kota Tangsel. Perusahaan tersebut kebanyakan bergerak di bidang perdagangan. Banyaknya perusahaan di Kota Tangsel menurut Disperindag Kota Tangsel, adalah bisa dipahami mengingat Kota Tangsel merupakan kota perdagangan dan jasa. Hal itulah yang membuat Tangsel dibanjiri oleh investor.
Menurut Kepala Bidang Pengawasan Disperindag Kota Tangsel Irma Safitri, Senin (16/9/2013), meningkatnya jumlah perusahaan di Kota Tangerang Selatan ini berdampak positif dengan tingginya pendapatan asli daerah (PAD).
Selain berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), juga berdampak negatif yakni meningkatnya peredaran barang yang tidak sesuai dengan ketentuan berlaku. Misalnya, barang itu tidak memiliki izin edar, tidak mencantumkan Standar Nasional Indonesia (SNI), dan berbagai ketentuan lainnya.
Kepala Bidang Pengawasan Disperindag Kota Tangsel Irma Safitri mengaku banyaknya perusahaan perdagangan membuat peredaran barang ilegal meningkat. Umumnya barang-barang tersebut berada di pasar tradisional maupun toko lainnya. Irma menjelaskan barang-barang yang beredar, namun menjalahi aturan merupakan produk-produk industri rumahan.
“Kita telah menyelusuri, dan hasilnya kebanyaan industri rumahan. Meskipun ada sebagian perusahaan yang produksinya di luar negeri,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9/2013).
(bantenhits)
Bisnis7 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional7 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional7 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional6 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek6 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten





















