Connect with us

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) membangun jembatan Cipeucang di Serpong. Jembatan ini menjadi akses penghubung menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Kepala Bidang Bina Marga pada DPU Kota Tangsel, Budi Rahmat Hidayat mengatakan pembangunan Jembatan Cipeucang ditarget rampung akhir Desember 2020. Jembatan dengan desain struktur abutment tersebut membutuhkan pancang 12 dan 14 meter dengan posisi perbedaan tinggi.

“Dengan konstruksi pancang 12 meter dan 14 meter dan panjang girder 25,6 meter untuk melintangnya. Dan yang bawah lebih tinggi pancang dan girder dengan eksisting awal, bawah lebih tinggi,” kata Budi menjelaskan.

Menurut dia, desain jembatan Cipeucang segmen dua strukturnya abudmen sepanjang 25,6 meter. Konstruksi jembatan diyakini akan kokoh karena terbuat dari beton.

Advertisement

“Ini kan lebih tinggi. Jika melihat jembatan Cipeucang yang sebelah dalam itu lebih bawah dibandingkan atas,” katanya menegaskan.

Budi menambahkan, Jembatan Cipeucang menjadi kontruksi jembatan pertama di Tangsel yang menggunakan sistem girder stressing. Ini dilakukan mengingat lahan di lokasi tidak memungkinkan menempatkan dua crane. Jadi hanya satu crane yang digunakan.

“Jadi hanya menggunakan satu crane. Girder total sekitar 25,6 meter, menggunakan sistem girder stressing,” Budi menambahkan.

Menurutnya, pada tahun anggaran 2019 lalu bagian jembatan sebelahnya sudah diperbaiki. “Saat ini bagian sebelahnya sedang dilaksanakan pemasangan tiang pancang. Target selesai akhir Desember tahun ini,” tandasnya. (ADV)

Advertisement

Populer