Banten
Elektabilitas Airin Rachmi Diany Tak Tertandingi, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah Di Bawah 5 Persen

Baru-baru ini, Lembaga survei PolLead Consulting merilis elektabilitas beberapa nama bakal calon gubernur (bacagub) Banten 2024. Hasilnya, Airin Rachmi Diany memperoleh tingkat keterpilihan sebanyak 41,28%.
Manajer Riset dan Kajian Stratejik PolLead Consulting Sugeng Lubar mengatakan, angka yang diperoleh Airin Rachmi Diany tidak jauh berbeda dengan survei yang telah dilakukan sebelumnya.
“Sosok Airin Rachmi Diany 41,28%, sedangkan nama Arief Wismansyah 24,67%. Kemudian, Rano Karno 10,11% dan Dimyati Natakusumah 4,68%,” ujar Sugeng, Jumat (26/7/2024).

Sosok lain adalah Andra Soni yang memperoleh 3,61%. Lalu ada Ade Sumardi dengan perolehan 1,77%. Sementara itu responden tidak tahu/tidak menjawab 13,88%.
Pengambilan sampel survei menggunakan metodelogi multi-stage random sampling. Jumlah responden mencapai 1.200 orang dengan margin of error +/_ 2,9%, dengan tingkat kepercayaan 95,00%.
Sugeng mengungkapkan periode survei dilakukan pada 15-20 Juli 2024 dengan cara wawancara tatap muka secara langsung di delapan kabupaten kota Provinsi Banten. (fid)
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin




































