Entong C-More, Maskot HUT Tangsel ke-10

By on Sabtu, 24 November 2018

Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke-10, Pemerintah Kota Tangsel meluncurkan sebuah maskot. Secara filosofi maskot perayaan HUT Kota Tangsel yang di beri nama Entong C-more ini merupakan refleksi dari pencapaian target pembangunan berupa human index yang digambarkan oleh sosok Entong C-more.

“Nama Entong C-more sendiri diangkat dari akar budaya masyarakat lokal kota Tangsel, yang kalau menyapa anak usia remaja berkisar 10 -17 tahun dengan sebutan “Entong”. Sementara C-more, merupakan makna dari cerdas, modern dan religius, yang menjadi motto kota ini. Selain nama, pakaian yang dikenakan Entong C-more, juga memiliki makna filosofi tersendiri,” kata Kepala Bidang Humas dan Pengelolaan Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tangsel, Irfan Santoso.

Dijelaskan Irfan, Peci, sarung, celana pangsi dan ikat pinggang, serta jas dan dasi yang dikenakan Entong C-more menandakan kuatnya kultur budaya lokal Tangsel, yakni kultur budaya Betawi yang mewarnai penampilan Entong.


“Kecerdasan, kemodernnan dan kereligiusan serta unsur nasionalisme juga melekat pada penampilan Entong C-more. Warna merah dan putih, pada kemeja dan dasi yang dikenakan Entong melambangkan warna bendera kebangsaan kita Indonesia Raya,” tambahnya.

Irfan berharap dengan hadirnya maskot Entong C-more pada semarak perayaan HUT ke-10 Kota Tangsel yang telah dimeriahkan dengan berbagai kegiatan selama satu bulan penuh ini, maskot HUT kota Tangsel ini dapat memikat sekaligus mengingatkan semua pihak untuk lebih mencitai budayanya, yang tidak bisa dipungkiri perlahan-lahan mulai tergerus oleh arus globalisasi.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap, maskot ini bisa memberikan informasi akan perayaan HUT Tangsel ke-10. “Kalau bisa jalannya bareng ama pelitas,maskot dan pelitas bisa melakukan sosialisasi ke masyarakat luar akan kota Tangsel,” singkat Airin. (dkt/fid)