Connect with us

Lifestyle

Fakta dan Mitos Skleroderma yang Perlu Diungkap Kebenarannya

Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit skleroderma sebelumnya? Skleroderma adalah satu dari beberapa jenis penyakit rematik autoimun yang dikenal juga dengan nama sistemik sklerosis. Memang belum banyak yang mengetahui mengenai skleroderma ini. Supaya lebih jelas, saya akan mengupas satu per satu mengenai mitos dan fakta tentang skleroderma.

Beragam mitos dan fakta mengenai skleroderma

Meski skleroderma tidak terlalu umum dibandingkan dengan penyakit autoimun lainnya seperti lupus, ada berbagai hal yang perlu diluruskan seputar mitos skleroderma.

Berikut berbagai mitos dan fakta skleroderma yang belum banyak diketahui:

1. Benarkah skleroderma adalah penyakit yang hanya menyerang kulit?

Advertisement

gatal karena tungau penyebab scabies

Jawabannya, tidak. Skleroderma memang adalah penyakit autoimun yang gejala utamanya menyerang kulit.

Skleroderma adalah penyakit yang berasal dari kata “sclero” yang artinya keras atau kaku dan “derma” yang berarti kulit.

Jadi, skleroderma adalah penyakit yang ditandai dengan kulit mengeras dan kaku.

Gejala utama skleroderma di antaranya kulit menjadi keras, menghitam, dan muncul bercak putih di bagian atasnya atau salt and pepper appearance.

Advertisement

Selain tanda utama pada kulit, penderita skleroderma juga kerap mengalami gejala awal berupa nyeri sendi.

Lebih dari sekitar 90% penderita skleroderma mengalami fenomena Raynaud.

Fenomena Raynaud adalah perubahan warna pada jari tangan, jari kaki, bibir, lidah, telinga, atau wajah saat sedang berada di cuaca dingin maupun mengalami stres emosional.

Perubahan warna di bagian tubuh tersebut berawal dari warna putih pucat saat sirkulasi darah terganggu, kemudian berubah menjadi biru saat darah kekurangan oksigen.

Advertisement

Terakhir, aliran darah kembali normal menjadi warna merah. Namun, bukan hanya menyerang kulit dan sendi, skleroderma juga dapat ditemukan pada organ-organ tubuh lainnya.

Inilah mengapa skleroderma yang menyerang kulit saja adalah mitos.

2. Mitos atau fakta, skleroderma adalah penyakit yang kebanyakan dialami wanita?

obat sakit kepala belakang

obat sakit kepala belakang

Jawabannya, fakta. Sekitar 90% pasien penyakit skleroderma terjadi pada wanita. 

Hanya saja, belum diketahui penyebab pasti mengapa kebanyakan kasus skleroderma dialami oleh wanita dan mengapa sedikit sekali terjadi pada pria.

Advertisement

Sementara risiko untuk terkena skleroderma dapat terjadi pada siapa saja dari mulai bayi sampai lanjut usia (lansia).

Namun, penyakit skleroderma paling berisiko dialami oleh kelompok usia 35-55 tahun.

3. Benarkah skleroderma hanya terdiri dari satu jenis?

cara memilih asuransi mitos skleroderma

cara memilih asuransi mitos skleroderma

Jawabannya tidak, ini hanyalah mitos skeloderma. Skleroderma adalah penyakit yang terbagi menjadi dua jenis.

Pertama adalah localized scleroderma (skleroderma terlokalisasi) dan kedua yakni systemic sclerosis (skleroderma sistemik).

Advertisement

Skleroderma terlokalisasi

Localized scleroderma atau skleroderma terlokasisasi adalah jenis yang tidak terjadi di seluruh bagian tubuh tetapi hanya muncul di bagian tertentu.

Jenis skleroderma ini terbagi menjadi morphea dan skleroderma linier. Morphea memiliki ciri khusus berupa penebalan pada kulit yang tampak licin, mengilap, hingga berwarna kecokelatan.

Terkadang penebalan morphea bisa menghilang maupun semakin membesar. Sementara skleroderma linier umumnya muncul di bagian lengan, kaki, dan dahi.

Skleroderma linier juga dapat membentuk lipatan yang menyerupai sayatan pedang di sepanjang kulit kepala dan leher.

Advertisement

Skleroderma linier kadang mampu membuat lapisan kulit dalam menjadi rusak. Hal ini membatasi pergerakan sendi yang ada di bawah kulit.

Skleroderma sistemik

Systemic sclerosis atau skleroderma sistemik adalah penebalan atau pengerasan kulit akibat pembentukan jaringan parut di seluruh organ tubuh, termasuk otot dan sendi.

Jadi, mitos skleroderma yang mengatakan bahwa hanya ada satu jenis itu tidak tepat. Jenis skleroderma ini terbagi menjadi skleroderma diffuse (menyeluruh) dan skleroderma limited (terbatas).

Sesuai dengan namanya, skleroderma diffuse adalah kondisi penebalan kulit yang cepat bertambah parah dan hampir mengenai seluruh bagian tubuh. .

Advertisement

Berbeda dengan skleroderma limited yang tidak mengenai bagian dada, perut, lengan atas, dan paha. Jadi, skleroderma limited hanya terbatas di jari tangan, lengan, muka, dan tangan serta jarang mengenai organ dalam.

Baik skleroderma diffuse maupun skleroderma limited sama-sama berpotensi untuk menyebar ke organ tubuh lain.

Namun, skleroderma diffuse yang biasanya memiliki peluang paling besar untuk mengenai organ tubuh lainnya.

4. Benarkah skleroderma adalah penyakit yang ringan?

penanganan serangan jantung pada diri sendiri

penanganan serangan jantung pada diri sendiri

Jawabannya, tidak. Hal ini bisa dikatakan sebagai mitos karena skleroderma bukanlah penyakit yang tergolong ringan.

Advertisement

Ini karena selain mengenai kulit sebagai sasaran utamanya, skleroderma juga bisa menyerang organ-organ dalam tubuh khususnya jantung dan paru-paru.

Atas dasar itulah skleroderma tidak bisa dianggap remeh sebagai penyakit kulit semata.

Orang dengan skleroderma bisanya juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan organ jantung dan paru-paru guna mengetahui kondisinya.

Hal ini dikarenakan skleroderma adalah penyakit yang dapat menyerang organ tubuh lainnya seperti jantung, paru-paru, hipertensi pulmonal, sistem pencernaan, dan ginjal.

Advertisement

5. Mitos atau fakta, skleroderma mudah didiagnosis?

penyebab sirosis hati

penyebab sirosis hati

Jawabannya, mitos. Sebagian besar penyakit autoimun, termasuk skleroderma, sulit didiagnosis bila hanya melihat gejala awalnya.

Sebab gejala yang muncul bisa saja menyerupai penyakit autoimun lainnya seperti lupus, rheumatoid arthritis, sindrom Sjogren, dan lainnya.

Oleh karena itu, dokter bisanya akan melihat gejala apa saja yang pernah dialami pasien, termasuk pemeriksaan fisik dan kulit.

Selain itu, dokter juga akan melakukan berbagai tes lain guna memastikan hasilnya. Tes yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis skleroderma adalah tes laboratorium, meliputi tes darah rutin, tes fungsi ginjal, tes fungsi hati, tes ANA dan ANA profile.

Advertisement

Tes ANA atau anti-nuclear antibodies bertujuan untuk mencari antibodi spesifik yang biasanya dimiliki oleh penderita skleroderma.

Dokter juga mungkin melakukan pemeriksaan biopsi kulit bila gejala kelainan kulit cenderung meragukan.

Sementara bila gejala kelainan kulit sudah cukup khas, dokter biasanya tidak melakukan pemeriksaan biopsi.

Selanjutnya, bila pasien tergolong mengalami skleroderma sistemik, dokter umumnya menyarankan pemeriksaan lanjutan terkait organ jantung dan paru-paru.

Advertisement

6. Mitos atau fakta, skleroderma tidak bisa ditangani dan disembuhkan?

berhenti minum obat tidur resep

berhenti minum obat tidur resep

Jawabannya, fakta. Sebenarnya bukan sekadar mitos bahwa skleroderma adalah penyakit yang bisa ditangani.

Hanya saja, sampai saat ini belum ada obat yang mampu benar-benar menyembuhkan skleroderma.

Itu sebabnya, penanganan rutin dari dokter dan disiplin dalam menjalani pengobatan merupakan bentuk tindakan yang perlu dilakukan dalam perawatan skleroderma.

Dokter biasanya menyarankan pasien skleroderma untuk menjalani perilaku hidup sehat, terapi yang direkomendasikan, dan minum obat rutin.

Advertisement

Namun, penanganan tersebut tidak selalu sama dan disesuaikan dengan gejala serta tingkat keparahan masing-masing pasien skleroderma.

Selain itu, pengobatan skleroderma juga bertujuan agar pasien berada di fase remisi atau kondisi yang stabil.

Meski belum bisa menyembuhkan skleroderma seutuhnya, pengobatan berguna untuk mengurangi efek dan gejala agar kondisi pasien lebih baik.

Pengobatan juga membantu mencegah fungsi organ-organ tubuh yang terkena menjadi lebih buruk.

Advertisement

7. Benarkah skleroderma adalah penyakit menular?

manusia bersosialisasi mitos sklerodermamanusia bersosialisasi mitos skleroderma

Jawabannya, tidak. Skleroderma bukanlah penyakit menular. Jadi, ini hanya mitos skleroderma belaka.

Anda tidak perlu khawatir untuk berdekatan dengan pasien skleroderma.

Jika Anda tidak mengalami skleroderma pun jangan cemas untuk berada di dekat pasien skleroderma karena tidak akan membuat Anda tertular penyakit ini.

8. Mitos atau fakta, skleroderma adalah penyakit yang diturunkan dalam keluarga?

perbedaan pendapat dalam keluarga

perbedaan pendapat dalam keluarga

Jawabannya, tidak diturunkan secara langsung. Namun, ada kecenderungan genetik menurun diwariskan dalam keluarga.

Advertisement

Begini, sejauh ini memang belum ditemukan secara pasti mengenai penyebab dari skleroderma.

Akan tetapi, ketika ada anggota keluarga mengalami skleroderma, anggota keluarga lainnya bisa mendapatkan genetik yang cenderung mengarah ke skleroderma.

Kecenderungan genetik ini kemungkinan berkembang menjadi skleroderma karena ada pemicu dari faktor lingkungan.

Faktor lingkungan yang dapat memicu kecenderungan genetik meliputi paparan silika, virus seperti sitomegalovirus, herpes virus, dan lainnya. 

Advertisement

Agar penanganan skleroderma bisa lebih cepat dilakukan, usahakan untuk tidak mengabaikan gejala apa pun yang Anda rasakan. 

Semakin cepat Anda memeriksakan diri ke dokter, semakin cepat pula diagnosis dan penanganan dapat diberikan. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport17 jam ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Sport18 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport1 hari ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 hari ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport2 hari ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Pemerintahan3 hari ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Jabodetabek4 hari ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Kabupaten Tangerang4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport4 hari ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan4 hari ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan5 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan5 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Pemerintahan3 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Nasional6 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional6 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan3 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional6 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Techno2 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional6 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Pemerintahan3 minggu ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan2 minggu ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Populer