Techno
Fitur Live Dimatikan, Warganet Ajak Hapus dan Boikot TikTok Indonesia

Penangguhan fitur TikTok LIVE di Indonesia buntut dari eskalasi demo yang berlangsung akhir Agustus 2025 memicu gelombang protes besar di dunia maya. Ribuan warganet langsung menyerbu akun resmi @tiktokofficialindonesia di Instagram dan TikTok dengan komentar bernada kecewa, marah, hingga seruan boikot.
Pada unggahan terakhir akun tersebut, kolom komentar dibanjiri kritikan. Banyak pengguna mempertanyakan alasan penutupan fitur live, bahkan menuding TikTok tunduk pada tekanan pemerintah.
“ANJAY FITUR LIVE TIKTOK DI MATIKAN, TERNYATA TAKUT SAMA PEMERINTAH, BUKAN PRO RAKYAT 😂,” tulis salah satu akun dengan nada sindiran.
Netizen Serukan Rate Bintang Satu dan Boikot TikTok
Tak hanya di kolom komentar Instagram, sejumlah pengguna juga menyerukan aksi digital berupa memberi rating bintang satu di App Store maupun Play Store. Seruan boikot hingga ajakan menghapus aplikasi TikTok ramai muncul di lini masa.
Komentar seperti “Rate bintang 1 guys di App store n Play Store🔥🔥”, “Uninstall TikTok sekarang juga!”, hingga “Saatnya boikot TikTok” terus bermunculan. Bahkan, ada warganet yang menulis dengan nada ancaman: “Bukaaaa livenya daripada massa obrak-abrik kantor TikTok.”
Kekecewaan Kreator dan Pengguna Biasa
Selain protes bernada politik, ada pula keluhan dari kreator konten dan pengguna yang menggantungkan penghasilan pada fitur live TikTok. Penutupan sementara fitur ini dianggap merugikan mereka yang menggunakan live bukan untuk menyiarkan demo, melainkan untuk berjualan atau berinteraksi dengan penggemar.
“Ini sengaja banget akses live ditutup bro? Bukan apa-apa, gak semuanya TikTok cuma buat live demo. Ada juga yang kerja sebagai konten kreator dan berpenghasilan dari live, kena imbasnya juga,” tulis seorang pengguna.
Sejumlah komentar juga menilai langkah TikTok justru merugikan masyarakat umum yang ingin mengetahui informasi real-time terkait situasi demo. “Tolonglah, jangan mau disuruh matiin fitur live TikTok. Live TikTok jadi salah satu cara memberikan info atas kekerasan yang dilakukan aparat pada masyarakat,” ungkap warganet lain.
Tudingan TikTok Berpihak pada Pemerintah
Banyak netizen menduga penangguhan fitur live bukan murni keputusan internal, melainkan hasil tekanan dari pemerintah. Komentar seperti “TikTok pro pemerintah!!!”, “Dibayar berapa sama pemerintah buat bungkam live?”, hingga “TikTok mendukung pembungkaman, shame on you” mendominasi kolom komentar.
Hal ini menambah persepsi sebagian publik bahwa media sosial kini tidak lagi netral dalam menyiarkan informasi ketika terjadi aksi massa besar.
Reaksi TikTok Indonesia
Hingga berita ini diturunkan, TikTok Indonesia melalui akun resminya belum memberikan klarifikasi lebih lanjut di media sosial terkait derasnya komentar warganet. Namun sebelumnya, dalam pernyataan resmi yang diterima media, TikTok menegaskan penangguhan fitur live dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kekerasan dan memastikan platform tetap aman serta beradab.
“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman,” jelas juru bicara TikTok.
Penutupan fitur TikTok LIVE menuai reaksi keras di kalangan warganet Indonesia. Dari ajakan boikot, rating bintang satu, hingga tudingan keberpihakan kepada pemerintah, semuanya menggema di jagat maya.
Bagi sebagian orang, langkah ini dipandang tepat demi menjaga keamanan digital. Namun bagi netizen, terutama kreator konten dan pengguna aktif, keputusan tersebut justru dianggap merugikan dan membungkam ruang ekspresi.
Nasional7 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026








































