Nasional
G20 Digital Innovation Network Mencari Startup dengan Dampak Global

Dunia tengah menghadapi berbagai krisis, mulai dari pandemi, endemi, perubahan iklim, hingga konflik peperangan. Tantangan untuk menghadapi dampak global tersebut dibutuhkan kerjasama atau kolaborasi dari berbagai negara dan sektor.
Saat ini, tujuh dari 10 perusahaan terbesar di dunia berada di sektor teknologi. Startup yang melahirkan inovasi teknologi harus bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk membuat solusi tersebut menjadi scalable. Untuk itu, G20 Digital Innovation Network mengangkat tema The Rise of Digital Economy: Post-Pandemic Recovery and Beyond.
G20 Digital Innovation Network adalah forum perdana untuk berbagi pengetahuan, mendorong diskusi, dan membangun kemitraan di antara para pemain inovasi global.
Forum ini diinisiasi oleh Italia pada 2021 dengan nama G20 Digital Innovation League dan memilih 10 startup terbaik, yaitu ACT Blade, Biomicrogels Group, Dott, Ntechlab, Nalagenetics, Poka, Ruangguru, Sansure, Virtuo, dan Zerynth. Tahun ini, G20 Digital Innovation Network mencari 100 startup paling menjanjikan di 5 sektor prioritas, yaitu Healthcare, Renewable Energy, Smart Society, Financial Inclusivity, dan Supply Chain.
Forum ini akan berjalan secara hybrid, daring dan luring dari Bali. Berlangsung pada 2-4 September 2022, G20 Digital Innovation Network menghadirkan dengan berbagai sesi termasuk startup pitch, keynote speech, diskusi panel, acara budaya, pertemuan bisnis 1-on-1, dan sesi networking kelas dunia.
Dengan membangun jejaring antara sektor publik dan privat sebagai esensi utama dari forum ini, G20 Digital Innovation Network membangun sebuah platform digital untuk memudahkan startup, pemodal ventura, korporasi, dan pembuat kebijakan saling berkenalan dan berkomunikasi.
Menumbuhkan kolaborasi global ini penting mengingat G20 memiliki peran strategis dalam mengamankan pertumbuhan dan kemakmuran ekonomi global di masa depan. Secara keseluruhan, anggota G20 mewakili lebih dari 80 persen PDB dunia, 75 persen perdagangan internasional, dan 60 persen populasi dunia.
Untuk mengetahui G20 Digital Innovation Network lebih lanjut, kunjungi https://g20innovationnetwork.org.
Sport7 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Sport7 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Sport6 hari agoHasil Moto3 Amerika 2026 Guido Pini Juara, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Bisnis6 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF
Otomotif6 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis5 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Bisnis5 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg
















