Pemerintahan
Gebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) melalui berbagai program berkelanjutan, salah satunya dengan kegiatan Gebyar Lansia yang diselenggarakan di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Rabu (22/4/2026).
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, seiring dengan meningkatnya angka harapan hidup di Kota Tangsel.
“Kelompok usia di bawah 15 tahun dan di atas 65 tahun (lansia) masuk dalam kelompok rentan. Kelompok usia yang memiliki ketergantungan. Oleh karena itu, pemerintah mencoba hadir dengan terus memantau kesehatan semua kelompok ini tetap terjaga,” ujar Benyamin.
Ia mengungkapkan, dari total lebih 1,4 juta penduduk Kota Tangerang Selatan, sekitar 170 ribu di antaranya merupakan lansia. Dengan angka harapan hidup mencapai 76,2 tahun, Kota Tangsel dinilai memiliki kualitas kesehatan masyarakat yang cukup baik. Bahkan, dalam kegiatan Gebyar Lansia ini hadir warga yang berusia hingga 80-90 tahun.
Tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, Benyamin juga menekankan pentingnya menjaga produktivitas lansia agar tetap aktif dan berdaya.
“Untuk kelompok lansia ini, produktivitas mereka harus tetap kita jaga, dan segala kegiatan yang menunjang kesehatan mereka tentunya juga kita upayakan untuk difasilitasi,” ujarnya.
Untuk itu, Pemkot Tangsel juga mendorong berbagai program selain Gebyar Lansia, ada juga Sekolah Lansia di Lengkong Wetan dan pemberdayaan ekonomi melalui wadah seperti Koperasi Merah Putih. Program-program tersebut memungkinkan para lansia tetap beraktivitas bahkan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini yang diinginkan oleh negara, yang diharapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Produktivitas kita perlu dijaga karena hidup kita tetap dipersembahkan untuk generasi berikutnya,” tuturnya.
Dalam kegiatan ini turut hadir dua narasumber kompeten dari Perkumpulan Disiplin Herbal Medik Indonesia (PDHMI) dan Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia (PERKEDWI) untuk memberikan sosialisasi terkait kesehatan herbal.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi layanan kesehatan tradisional yang aman dan bermanfaat bagi lansia. (fid)
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional1 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional1 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”


































