Lifestyle
Gejala Leukemia pada Orang Dewasa – Hello Sehat

Leukemia merupakan penyakit kanker darah yang mematikan. Berdasarkan data Globocan 2018, jumlah kematian akibat leukemia berada di peringkat kelima terbanyak di antara jenis kanker lainnya. Meski demikian, kematian akibat leukemia masih dapat ditekan bila terdeteksi lebih dini. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali gejala-gejala dan tanda-tanda penyakit leukemia yang mungkin terjadi pada orang dewasa.
Berbagai gejala leukemia pada orang dewasa
Tanda-tanda atau gejala leukemia bisa bervariasi pada setiap orang. Hal ini tergantung pada jenis leukemia yang Anda alami, serta tingkat keparahan penyakitnya.
Bagi penderita leukemia kronis, gejala yang dirasa umumnya ringan atau bahkan tidak muncul sama sekali. Tanda dan gejala ini biasanya akan berkembang secara bertahap, seiring dengan perkembangan penyakit.
Sementara bagi penderita leukemia akut, tanda dan gejala yang dirasa bisa lebih bervariasi. Gejala ini pun umumnya muncul secara tiba-tiba dalam beberapa hari atau minggu.
Meski demikian, gejala leukemia memang sering tidak jelas dan spesifik. Pasalnya, tanda yang muncul kerap mirip dengan penyakit lain yang lebih umum, seperti flu. Untuk lebih mengenalnya, berikut gejala awal leukemia yang kerap terjadi pada orang dewasa:
1. Sering infeksi dan demam
Penyebab leukemia adalah produksi sel darah putih abnormal yang terlalu banyak. Sel abnormal ini mencegah kerja sel darah putih dalam melawan infeksi di tubuh. Tubuh Anda pun tidak dapat memproduksi sel darah putih normal yang cukup untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dengan baik.
Akibat kondisi tersebut, tubuh penderita leukemia tidak dapat menghancurkan virus, bakteri, atau jamur berbahaya yang masuk ke tubuh, sehingga menjadi rentan terkena infeksi, mengalami infeksi yang berulang, atau bahkan infeksi yang parah.
Adapun infeksi di dalam tubuh dapat menyebabkan gejala seperti flu, yaitu demam, menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hingga suhu badan tinggi yang mencapai 38 ° C atau lebih.
Suhu yang tinggi dan demam ini pun dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat yang berlebihan, terutama pada malam hari.
2. Kelelahan atau gejala anemia
Selain memproduksi sel darah putih abnormal yang terlalu banyak, leukemia juga dapat merusak kemampuan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah merah yang dibutuhkan tubuh.
Adapun sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Bila tubuh tidak memiliki sel darah yang merah yang cukup, Anda bisa mengalami gejala anemia, seperti rasa lelah yang tidak kunjung hilang meski sudah istirahat dan tidur, sesak napas, atau kulit tampak pucat yang tidak biasa.
3. Memar atau berdarah
Gejala atau ciri-ciri leukemia lainnya yang kerap terjadi pada orang dewasa, yaitu ruam atau bintik-bintik merah di kulit, memar, atau pendarahan secara tiba-tiba dan tidak diketahui penyebabnya. Pendarahan bisa terjadi dari hidung (mimisan) atau gusi, pendarahan yang berkepanjangan dari luka, menstruasi yang berat, atau darah di dalam urin atau kotoran.
Kondisi ini bisa terjadi karena leukemia dapat mengganggu kemampuan sumsum tulang untuk memproduksi trombosit yang dibutuhkan tubuh. Adapun trombosit yang cukup di tubuh dapat membantu darah membeku dari kondisi pendarahan.
4. Nyeri tulang atau sendi
Leukemia terjadi ketika sel-sel darah putih abnormal terbentuk di sumsum tulang dan mulai membelah tanpa terkendali. Adapun sumsum tulang merupakan jaringan spons yang berada di dalam tulang dan mengandung sel induk yang berkembang menjadi semua jenis sel darah.
Ketika leukemia terjadi, penumpukan sel darah putih abnormal menyebabkan sumsum tulang membesar dan memberi tekanan pada saraf di dalam jaringan tulang, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Gejala penyakit leukemia ini paling sering dirasakan di tulang panjang lengan dan kaki atau di tulang rusuk dan tulang dada.
Gejala-gejala leukemia yang lebih jarang terjadi
Selain yang disebutkan di atas, leukemia pun dapat menimbulkan gejala dan tanda-tanda lainnya yang lebih jarang terjadi, seperti:
- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan.
- Rasa yang tidak nyaman di perut.
- Mual atau muntah.
- Mati rasa di tangan atau kaki.
- Palpitasi jantung.
- Kehilangan konsentrasi.
- Masalah tidur.
- Sakit kepala.
- Sakit punggung.
- Nyeri otot.
- Kulit yang gatal.
- Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
Apakah ada gejala khas leukemia akut pada orang dewasa?
Empat tanda atau ciri leukemia di atas memang merupakan gejala awal yang umumnya terjadi. Gejala yang dirasakan bisa lebih parah bila sel kanker yang Anda miliki berkembang dengan sangat cepat atau disebut leukemia akut.
Pada kondisi ini, gejala yang umumnya dirasakan berkaitan dengan pernapasan dan neurologis, seperti perubahan visual, kebingungan, muntah, kehilangan kontrol otot, atau bahkan kejang. Bila Anda atau orang terdekat mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























