Connect with us

Lifestyle

Hewan Beracun di Indonesia, yang Juga Sering Dijadikan Piaraan

Hewan beracun atau berbisa apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda? Mungkin jawabannya adalah ular dan kalajengking. Namun, masih banyak lagi hewan lainnya yang mungkin sering Anda jumpai (bahkan konsumsi!) di sekitar, tapi ternyata beracun. Apa saja?

Beberapa hewan beracun yang jarang diketahui

1. Bulu babi

Bulu babi atau sea urchin masih satu keluarga dengan bintang laut. Namun bedanya, bulu babi dipersenjatai dengan duri berisi kalsium yang beracun di sekeliling tubuhnya. Beberapa spesies memiliki duri berbisa dengan efek samping yang lebih berbahaya dan berpotensi mematikan.

Sengatan dari duri bulu babi bisa sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan reaksi alergi, kelelahan tiba-tiba, kelemahan tubuh, nyeri otot, kelumpuhan sementara, kerusakan kulit di sekitar area sengatan, kerusakan tulang, hingga syok. Meski jarang, sengatan duri bulu babi dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga bahkan kematian.

Advertisement

Duri bulu babi bisa tertinggal di kulit. Semakin lama Anda membiarkannya, akan semakin sulit untuk dikeluarkan. Karena itu, langsung cepat keluarkan durinya setelah Anda disengat. Namun, jangan pakai pinset untuk mengambilnya karena duri dapat pecah di dalam dan tertinggal di kulit. Jika ini terjadi, rendam kaki Anda dengan cuka atau air hangat.

Kompres hangat dan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dapat membantu meredakan rasa sakit dan bengkaknya. Jika bekas luka memerah atau gatal, oleskan krim hidrokortison yang bisa Anda beli di apotek tanpa resep.

2. Ikan buntal

Ikan buntal atau blowfish sering dibudidayakan menjadi ikan konsumsi, terutama di Jepang. Di Indonesia sendiri, ikan buntal juga kerap dipelihara sebagai ikan hias.

Sayangnya, ikan buntal dikenal sebagai vertebrata paling beracun kedua di dunia setelah katak racun emas. Organ hati (liver) ikan buntal mengandung dosis tetrodotoxin yang cukup tinggi. Tetrodotoxin adalah salah satu jenis racun yang paling mematikan. Dosis kecil dari tetrodotoxin juga terdapat pada kulit ikan tersebut.

Advertisement

Gejala umum dari keracunan ikan buntal umumnya dimulai dengan mati rasa dan kesemutan di sekitar mulut, hingga mual dan muntah yang terjadi 10-45 menit setelah terpapar racun ikan buntal. Jika tidak segera mendapat pengobatan medis, tubuh bisa perlahan lumpuh, hilang kesadaran, sulit bernapas, hingga bahkan bisa menyebabkan kematian.

Pertolongan pertama yang harus diberikan pada korban racun ikan buntal adalah memaksakan muntah dalam waktu 3 jam setelah terakhir kali memakannya. Segera miringkan badannya sehabis muntah agar tidak tersedak dan tercekik muntahannya sendiri. Beri napas buatan (CPR) jika korban tampak tidak bisa bernapas. Larikan korban ke rumah sakit sesegera mungkin untuk mendapatkan obat penawarnya.

3. Ikan lepu batu (stonefish)

Perairan Indonesia nampaknya menjadi hunian ideal bagi sejumlah hewan beracun. Setelah bulu babi, ikan buntal, dan ubur-ubur kotak, Anda juga perlu mewaspadai ikan lepu batu.

Ikan lepu batu (Synanceia verrucosa) adalah salah satu ikan yang racunnya paling mematikan di dunia. Menariknya meski ikan ini termasuk jarang ditemukan di alam liar, orang-orang Indonesia justru membudidayakannya dengan harga jual yang sangat tinggi untuk dipelihara atau bahkan dimakan.

Advertisement

Ikan batu memiliki jarum beracun mematikan di wajahnya yang tersembunyi dan akan keluar seperti “pisau lipat” ketika merasa terancam. Racun ika batu bisa menyebabkan kerusakan saraf yang melumpuhkan dan fatal, apalagi bila dosisnya besar. Efeknya akan paling berbahaya jika masuk ke dalam tubuh lewat sentuhan. Racun akan langsung pecah dan rusak dalam sistem pencernaan manusia, sehingga efek yang muncul mungkin tidak seberat lewat sentuhan.

Setelah terkena paparan racun ikan batu, segera rendam atau kompres bagian kulit yang luka dengan air panas (tidak mendidih). Suhu panas akan mengurai protein dari racun tersebut sehingga mencegahnya menyebar lebih jauh ke dalam tubuh. Selanjutnya segera ke rumah sakit untuk mendapatkan obat penawar racun. Terlambat mendapatkan pengobatan lebih dari 2 jam setelah paparan berisiko tinggi berakhir pada kematian.

4. Komodo

Siapa yang tidak kenal dengan reptil terbesar di dunia yang juga menjadi ikon pariwisata Indonesia yang satu ini?

Komodo (Varanus komodoensis) adalah hewan beracun. Racun dari gigitan komodo dapat menyebabkan kelumpuhan otot, menurunkan tekanan darah sangat cepat dan drastis, gangguan pembekuan darah, hingga infeksi luka parah. Reaksi ini sebagian besar diakibatkan oleh bakteri yang hidup dalam liur komodo dan kemudian masuk ke dalam aliran darah.

Advertisement

Reptil yang punya julukan “Naga” ini sebenarnya merupakan binatang penyendiri dan tidak memangsa manusia. Namun, sama seperti binatang lainnya, komodo dapat menyerang manusia apabila merasa terancam. Tidak semua kasus serangan komodo pada manusia berakhir mematikan. Barulah pada 2007, seekor komodo diberitakan menggigit dan membunuh seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Pulau Komodo. Kasus ini menandai serangan komodo fatal pertama pada manusia dalam 33 tahun terakhir, lapor The Smithsonian Magazine.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional13 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport15 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport16 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport20 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno3 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis4 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum4 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional6 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional6 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport3 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Kabupaten Tangerang3 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Pemerintahan3 minggu ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Sport3 minggu ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Pemerintahan2 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Populer