Lifestyle
Hindari Obat Nyangkut di Tenggorokan dengan 4 Cara Ini

Ada banyak alasan yang menyebabkan orang malas minum obat. Selain rasanya yang pahit atau baunya yang tidak mengenakkan, obat juga bisa tersangkut di tenggorokan. Kondisi ini bisa menyebabkan tenggorokan tidak nyaman, bahkan pada kasus tertentu menyebabkan seseorang sulit bernapas. Lantas, bagaimana caranya untuk menghindari obat nyangkut di tenggorokan? Baca tipsnya berikut ini.
Cara mencegah obat nyangkut di tenggorokan
Selain membuat tenggorokan tidak nyaman, obat nyangkut di tenggorokan juga bisa membuat Anda terbatuk-batuk dan sulit bernapas. Supaya terhindar dari masalah minum obat ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, meliputi:
1. Selalu siapkan air putih satu gelas penuh
Salah satu penyebab pil nyangkut di tenggorokan adalah kurangnya minum air. Pada orang yang memiliki kelainan otot cricopharyngeus atau sphincter, obat yang diminum akan sangat mudah tersangkut. Untuk menghindarinya, maka perlu banyak minum air putih, baik itu sebelum, saat menelan, dan sesudah minum obat. Air membantu pil yang masuk ke mulut melewati tenggorokan dengan lancar.
2. Minum obat sambil duduk tegak
Meski badan lemas saat sakit, minum obat bentuk pil akan lebih baik jika Anda dalam posisi duduk. Minum obat dengan posisi bersandar atau bahkan berbaring membuat Anda susah susah menelan obat dengan baik. Anda bisa tersedak atau obat yang diminum tersangkut di tenggorokan.
Minta tolong pada orang lain untuk membantu Anda memosisikan duduk dengan nyaman. Gunakan beberapa bantak untuk menahan tubuh Anda agar tetap tegak.
3. Tegakkan posisi tubuh setelah obat ditelan
Setelah minum obat, jangan terburu-buru berbaring kembali. Hal ini bisa membuat obat terhambat meluncur ke tenggorokan dengan lancar. Jadi, sebelum maupun sesudah minum obat, tetap posisikan tubuh duduk dengan tegak.
Sebelum diminum, perhatikan aturan minum obat dengan cermat. Pasalnya, ada beberapa obat yang memang mengharuskan Anda duduk dengan tegak selama 10 sampai 30 menit setelah obat diminum.
4. Minta obat yang ukurannya lebih kecil atau dalam bentuk lain
Kemasan obat tidak selalu tablet atau pil. Ada yang boleh dihancurkan dengan air atau berbentuk sirup. Jika Anda tidak ingin obat nyangkut di tenggorokan, minta pada dokter untuk meresepkan obat yang berbentuk sirup, tablet kunyah, atau dapat dihancurkan dengan air. Jika pilihannya hanya tablet atau pil telan, minta dokter untuk memberikan obat yang ukurannya lebih kecil yang mucah ditelan.
Kabartangsel.com
Pemerintahan7 hari agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Jabodetabek4 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pendidikan7 hari agoEnglish 1 Luncurkan High Flyers 4.0
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Pemerintahan7 hari agoBenyamin Davnie dan Andra Soni Tinjau Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat
Banten6 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Banten6 hari agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting























