Serpong
Hongkong Land Tertarik Memebeli 68 Hektar Lahan di BSD City
Serpong, Kabartangsel.com – PT Bumi Serpong Damai (BSD) menargetkan nilai penjualan atau marketing sales 2013 Rp 7 triliun. Nilai tersebut meningkat sebesar 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 4,8 triliun.
Sekretaris Perusahaan Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengatakan perseroan akan melakukan joint venture dengan investor asing yakni Hong Kong Land dan satu perusahaan lain yang belum bisa dipublikasikan untuk mendorong kinerja.
“Hong Kong Land tertarik untuk membeli tanah di BSD sekitar 65 hektar sampai 68 hektar dengan nilai Rp 1,3 triliun sampai Rp 1,4 triliun,” ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Senin (21/1).
Porsi kepemilikan saham, mayoritas masih dipegang oleh perseroan sebesar 51 persen dan sisanya merupakan Hongkong Land. Tanah tersebut rencananya akan dibangun mal.
“Satu investor baru lagi tertarik untuk membangun mal di tanah komersial BSD luasnya kurang lebih 10 hektar.”.
Joint venture yang dilakukan dengan pihak kedua ini mayoritas kepemilikannya akan dimiliki oleh sang investor dan perseroan hanya memiliki sekitar 30 persen dan 70 persen milik investor tersebut.
Dengan rencana joint venture tersebut akan mendorong pendapatan perseroan meningkat sebesar 25 persen dengan adanya penjualan tanah, dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar Rp 3,5 triliun sampai Rp 3,7 triliun.
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji




















