Connect with us

Lifestyle

Ilmuwan di Vietnam Temukan Alat Uji Novel Coronavirus Murah

Sekelompok ilmuwan di Vietnam telah menemukan alat uji baru untuk mendiagnosis novel coronavirus. Alat uji tersebut dinilai lebih ampuh, mudah, dan akurat dibandingkan alat uji yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, biaya yang diperlukan untuk melakukan satu kali pemeriksaan pun jauh lebih terjangkau.

Infeksi novel coronavirus menyebar dengan amat cepat. Biaya dan durasi pemeriksaan adalah satu dari banyak kendala yang dihadapi otoritas kesehatan seluruh dunia dalam mendeteksinya. Alat uji yang ditemukan ilmuwan di Vietnam seolah menjadi angin segar dalam pencegahan penyebaran virus bernama resmi COVID-19 ini.

Simak informasi berikut untuk mengetahui cara kerjanya.

Mengenal alat uji novel coronavirus yang sudah ada

Advertisement

Sejak kemunculannya pada akhir 2019, infeksi novel coronavirus telah menjangkiti lebih dari 45.000 orang dan mengakibatkan 1.115 orang meninggal dunia. Dari semua yang terinfeksi, sebanyak 8.216 di antaranya berada dalam kondisi serius atau kritis.

Angka kematian akibat COVID-19 kini lebih tinggi dibandingkan wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) tahun 2003 atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) tahun 2013. Penyakit ini juga memiliki laju penularan yang sangat cepat dan lebih sulit dideteksi.

Guna mendeteksi coronavirus yang menjadi penyebab wabah, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) beberapa waktu lalu telah mengembangkan sebuah alat uji laboratorium. Alat uji tersebut dikenal sebagai ‘CDC 2019-nCoV Real-Time Reverse Transcriptase (RT-PCR) Diagnostic Panel.

Pada saat dikembangkan, RT-PCR masih tergolong sebagai alat uji darurat dan hanya digunakan oleh laboratorium yang sudah memenuhi standar CDC. Saat ini, RT-PCR telah digunakan oleh laboratorium internasional seperti yang dimiliki oleh World Health Organization (WHO) dan Global Influenza Surveillance Response System (GISRS).

Advertisement

Alat uji RT-PCR digunakan untuk memeriksa sampel lendir orang yang diduga terinfeksi novel coronavirus. Tenaga kesehatan setiap negara perlu memerhatikan kriteria tertentu untuk menentukan siapa saja yang harus menjalani pemeriksaan.

Setelah itu, tenaga kesehatan akan mengambil sampel lendir dari saluran pernapasan bagian atas dan bawah menggunakan swab. Swab adalah salah satu bagian dari alat uji novel coronavirus, bentuknya seperti batang dengan kapas di ujungnya.

Sampel lalu disimpan dalam suhu dingin sebelum dikirim ke laboratorium. Pemeriksaan biasanya memakan waktu beberapa jam, sedangkan hasil tes baru akan keluar setelah 3-5 hari. Jika hasil tes positif, pasien akan diisolasi untuk menjalani perawatan intensif.

Alat deteksi novel coronavirus terbaru di Vietnam

pemeriksaan laboratorium demam berdarah

pemeriksaan laboratorium demam berdarah

Kerja sama antara ilmuwan dari Hanoi University of Science and Technology, Vietnam, dan Innogenex International Science and Technology Co. Ltd. menghasilkan kabar yang menggembirakan. Mereka menemukan alat uji baru yang dinilai lebih efektif mendeteksi novel coronavirus.

Advertisement

Para ilmuwan mulai mengembangkan alat uji baru sejak susunan genetik COVID-19 diketahui. Pada Minggu (2/2), National Institute of Hygiene and Epidemiology Vietnam menyatakan telah berhasil menumbuhkan dan mengisolasi virus di laboratorium.

Kesuksesan ini lantas menjadi tombak dalam pengembangan alat uji dan vaksin coronavirus yang kini mewabah. Selang beberapa hari, Dr. Le Quang Hoa selaku pimpinan penelitian mengumumkan bahwa mereka telah menemukan alat uji cepat berbasis teknik Reverse Transcription-Loop-mediated Isothermal Amplification (RT-LAMP).

RT-LAMP adalah teknik mutakhir yang digunakan untuk mengenali serta menganalisis asam nukleat. Melalui teknik ini, ilmuwan bisa mempelajari asam nukleat dalam jumlah yang sangat kecil sekalipun.

Asam nukleat adalah sekumpulan molekul yang menjadi penyusun terkecil dari makhluk hidup dan virus. Asam nukleat terbagi menjadi dua, yakni asam ribonukleat (RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA). COVID-19 memiliki asam nukleat berupa RNA.

Advertisement

Teknik RT-LAMP telah lama digunakan oleh ilmuwan untuk mendeteksi RNA berbagai virus yang bersifat patogenik (menimbulkan penyakit). Berdasarkan cara kerja tersebut, para ilmuwan di Vietnam pun menjadikan RT-LAMP sebagai alat uji novel coronavirus.

Total waktu yang diperlukan untuk menganalisis RNA COVID-19 menggunakan RT-LAMP adalah 70 menit, sebagaimana dilansir dari laman Nhan Dan. Analisis terdiri dari dua tahap, yakni pengumpulan RNA virus selama 30 menit serta pelaksanaan uji reaksi RT-LAMP selama 40 menit.

Diagnosis dengan RT-LAMP lebih cepat dibandingkan RT-PCR yang memakan waktu paling sedikit empat jam. Biaya RT-LAMP juga hanya sekitar 15 dolar AS (Rp205.212,00), lebih murah dibandingkan RT-PCR yang sebesar 43 dolar AS (Rp588.274,00).

Vietnam kini menjadi satu-satunya negara yang memiliki alat uji terbaru untuk novel coronavirus. Akan tetapi, para peneliti masih memerlukan setidaknya 12 sampel RNA virus untuk pengujian lebih lanjut sebelum alat ini bisa betul-betul disebarluaskan.

Advertisement

Bagaimana dengan pendeteksian novel coronavirus di Indonesia?

karantina-coronavirus

karantina-coronavirus

Hingga hari Rabu (12/2), Indonesia belum mengonfirmasi satu pun kasus infeksi novel coronavirus. Namun, hal ini justru menimbulkan kekhawatiran baru karena ada kemungkinan virus sebenarnya telah memasuki Indonesia tanpa diketahui.

Kekhawatiran tersebut berawal dari laporan media Australia yang menyatakan bahwa Indonesia belum memiliki alat uji novel coronavirus terbaru. Beberapa media menyebut Indonesia belum menerima alat yang dapat mendeteksi virus dengan cepat.

Indonesia saat ini mengandalkan alat yang dapat mengenali semua jenis coronavirus, mulai dari coronavirus penyebab pilek, SARS, hingga MERS. Pemeriksaan memerlukan waktu lima hari, relatif lama untuk mendeteksi novel coronavirus yang menyebar cepat.

Padahal, novel coronavirus telah mencapai negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Menteri Kesehatan Tiongkok belum lama ini juga menyebutkan bahwa novel coronavirus bisa saja menular tanpa gejala.

Advertisement

Maka dari itu, WHO mengimbau pemerintah Indonesia untuk meningkatkan persiapan dan kewaspadaan. Sambil menunggu alat uji terbaru untuk novel coronavirus tersedia secara luas, masyarakat Indonesia dapat berperan aktif dengan melakukan upaya pencegahan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional5 jam ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional9 jam ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan13 jam ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan13 jam ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan13 jam ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan14 jam ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan15 jam ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan15 jam ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport16 jam ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport17 jam ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport17 jam ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport17 jam ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif17 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini1 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional2 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif2 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif2 hari ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional2 hari ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional2 hari ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional2 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer