Lifestyle
Ini Alasannya Kenapa Anda Mudah Tertular Flu Lagi dan Lagi

Jika dalam satu rumah ada yang terserang flu, biasanya anggota keluarga yang lain juga cenderung tertular. Bahkan, Anda juga bisa berkali-kali mengalami kondisi ini. Sebenarnya, apa yang menyebabkan Anda mudah tertular flu lagi dan lagi? Yuk, simak penjelasan ahli berikut ini.
Alasan kenapa Anda mudah tertular flu
Flu adalah infeksi virus influenza pada saluran napas. Penyakit ini memiliki gejala yang hampir serupa dengan pilek, tapi lebih berat. Orang yang terinfeksi virus ini akan mengalami demam tinggi, nyeri otot, dan sakit kepala parah yang bisa membuat tubuh tumbang berhari-hari.
Bila Anda terserang flu, orang-orang berada di sekitar Anda bisa tertular penyakit ini. Apalagi, jika Anda melakukan interaksi yang intens, seperti mengobrol.
Jika biasanya setelah kena infeksi virus Anda bisa menjadi kebal (seperti halnya dalam cacar air), berbeda dengan virus flu.
Setelah sembuh dari virus yang satu ini, ada kemungkinan Anda bisa terserang dan jatuh sakit lagi. Kembali kambuhnya flu setelah Anda sembuh ini dikenal dengan fenomena “ping-pong effect“.
Prof. dr. Cissy B. Kartasasmita, SpA(K), PhD, Ketua Indonesian Influenza Foundation, menjelaskan alasan kenapa Anda sangat mudah tertular flu pada Tim Hello Sehat ketika ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11).
1. Penularan virusnya sangat mudah

Flu sangat mudah menular dari satu orang ke orang lainnya. Proses penularannya melalui tetesan air liur orang yang sedang sakit flu.
Saat berbicara, tertawa, batuk, atau bersin, tetesan air liur akan keluar dari mulut. Virus yang ada pada tetesan air liur ini dapat terhirup oleh hidung.
Virus flu bisa juga jatuh ke berbagai benda yang ada di sekitar. Saat Anda menyentuh benda tersebut, virus akan menempel di tangan.
Saat menyentuh makanan, mulut, hidung, atau mata tanpa cuci tangan terlebih dahulu, inilah yang menyebabkan virus bisa berpindah ke dalam tubuh. Kondisi inilah yang menyebabkan Anda mudah tertular flu, tidak hanya sekali, tapi beberapa kali.
Melansir CDC, kebanyakan orang dewasa yang terinfeksi dapat menyebarkan virus, satu hari sebelum gejala muncul hingga 5 hingga 7 hari setelah sakit.
Sementara anak-anak dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat menularkan virus lebih dari 7 hari setelah sakit.
2. Tubuh tidak membuat antibodi khusus untuk melawan virus influenza


Antibodi bertindak seperti pengintai bagi sistem imun. Ketika antigen (zat asing, seperti virus, bakteri, atau jamur) masuk ke tubuh, sistem imun akan bereaksi dan membuat antibodi untuk menandai antigen tersebut dan menghancurkannya.
Perlu diketahui bahwa satu antibodi dibuat untuk melawan satu antigen. Itu artinya, di dalam tubuh Anda terdiri atas banyak antibodi.
Sayangnya, hal ini tidak berlaku dengan virus flu. “Tidak ada serologi atau antibodi khusus yang dapat melindungi tubuh dalam melawan virus flu. Jadi, bisa terinfeksi virus ini lagi dan lagi,” papar dr. Cissy.
Supaya tidak mudah tertular flu, lakukan hal ini


Hingga kini, belum ditemukan obat yang sepenuhnya dapat membunuh virus influenza. Pengobatan sejauh ini dilakukan dengan obat-obatan yang dapat meringankan gejala, seperti acetaminophen untuk meredakan demam dan nyeri otot, dekongestan untuk melegakan hidung tersumbat, dan beberapa obat antiviral.
Pengobatan rumahan seperti minum teh lemon juga bisa meredakan tenggorokan dan saluran napas. Yang terpenting adalah usaha Anda untuk memperkuat sistem imun, sehingga mempercepat proses pemulihan.
Ini bisa dilakukan dengan istirahat yang cukup dan asupan air serta nutrisi dari makanan tercukupi.
Agar tidak mudah tertular flu lagi, lakukan tindakan pencegahan, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, cukup minum air putih, dan mendapatkan vaksin influenza.
Vaksin bisa memberi perlindungan pada tubuh sebesar 99% dari virus flu, dan umumnya tidak menimbulkan efek samping.
“Virus flu memiliki kombinasi H dan N yang dapat berubah setiap waktu (mutasi). Jadi, vaksin influenza harus disesuaikan dengan tipe virus influenza yang beredar. Oleh karena itu, vaksin harus terus diperbarui dengan rutin menyuntikkannya setiap tahun,” jelas dr. Cissy.
Kabartangsel.com
Pemerintahan7 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall























