Nasional
Inilah Lokasi Investasi Kantor Termurah di Asia

Dhaka, ibukota Bangladesh merupakan sebuah kota metropolitan dengan lokasi paling terjangkau untuk berinvestasi properti komersial di Asia. Dari data yang dirilis Portal properti global, Lamudi, harga untuk membeli sebuah kantor di area Gulshan-2 di Dhaka, rata-rata adalah 2636.36 taka Bangladeshi (US$ 33.79) per meter persegi.
Lamudi mengurutkan lima hotspot yang berkembang di Asia bagi properti komersil. Harga-harga ini sangat kontras bila dibandingkan dengan area seperti Hong Kong, yang memiliki properti komersil termahal di dunia.
Laporan Knight Frank pada Januari 2015, menyewa kantor di Hong Kong mengharuskan Anda paling tidak membayar sekira US$ 70.000 per meter persegi.
Ranking real estate komersil ini diurutkan berdasarkan harga rata-rata per meter persegi yang didapatkan dari harga jual listing di laman resmi Lamudi.
Lima urutan teratas ini dihitung dari keterjangkauannya, serta ketersediaan suplai properti komersil di setiap area yang menentukan lokasi terbaik untuk berinvestasi di ruang perkantoran, beberapa di antaranya terletak di luar area central business districts.
- Gulshanadalah salah satu area paling berpengaruh di Dhaka dan juga merupakan area dengan suplai ruang perkantoran terbesar yang saat ini tersedia melalui Lamudi Bangladesh.
- Posisi kedua adalah Kollupitiya, daerah di ibukota Sri Lanka, Colombo, di mana ruang perkantoran berharga sekira US$ 90 per meter persegi. Area ini memiliki suplai terbesar yang tersedia di Sri Lanka.
- Komunitas perumahan DHA Phase 1di Lahore, Pakistan, berada di urutan ketiga, dengan ruang perkantoran seharga US$ 171.69 per meter persegi. DHA berlokasi di beberapa kota di Pakistan, termasuk Islamabad, Karachi dan Lahore.
Phase 1 adalah lokasi yang telah terbangun dengan baik dan merupakan pembangunan DHA pertama yang diluncurkan di negara tersebut. Sebagai perbandingan, harga ruang perkantoran di daerah high-end DHA Phase 6 berkisar US$ 37,611.16 per meter persegi.
- Medan Satria, daerah di Bekasi, Indonesia, menempati posisi keempat. Harga di area ini, yang terjangkau dari pusat Jakarta, memiliki rata-rata US$ 940 per meter persegi.
5.Makati di Filipina, yang memiliki suplai ruang komersil terbesar di Metro Manila dengan lebih dari 400 perkantoran di pasaran. Harga di sini telah di rata-rata hingga di bawah 57,600 peso Filipina (US$ 1294.49) per meter persegi.
Lokasi top untuk berinvestasi di ruang perkantoran di Asia
| Area | Negara | Harga per meter persegi (USD) |
| Gulshan-2, Dhaka | Bangladesh | 33,89 |
| Kollupitiya, Colombo | Sri Lanka | 90,03 |
| DHA Phase 1, Lahore | Pakistan | 171,69 |
| Medan Satria, Bekasi | Indonesia | 943,88 |
| Makati, Metro Manila | Filipina | 1294,49 |
(ADV)
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional4 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional4 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf






































