Tangerang Selatan
Kasi Pakis Kemenag Tangsel Monev USBN PAI SD

SERUT (Kabartangsel.com) – Kasi Pakis Kemenag Tangsel, Muhammad Edi Suharsongko, pada Jum’at (03/05/2019) melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) PAI di SD Al-Fath, Serpong Utara, Tangsel.
Dalam monitoring USBN PAI yang dilakukan ini dapat dikonfirmasikan antara lain ketersediaan soal USBN PAI pada sekolah, kondisi soal, pemanfaatan soal USBN PAI, pelaksaan ujian, dan pelaporan hasil USBN PAI kepada Kemenag Tangsel.
Kasi Pakis menjelaskan pada prinsipnya pelaksanaan USBN PAI SD Al-Fath dan SD di kota Tangsel berjalan lancar sesuai pos yang ada.
“Naskah soal USBN PAI dari jenjang SMA, SMK, SMP dan SD yang telah disusun Tim Penyusun (KKG-MGMP PAI) di tingkat Kanwil Kemenag Propinsi Banten sangat mendukung dalam pelaksanaan USBN PAI di Kota Tangsel,” jelasnya.
Menurutnya kerjasama Kemenag Kanwil Banten dan Kemenag Kota Tangsel di satu pihak, dengan Dinas Dikbud Kota Tangsel berjalan lancar. Walaupun diakuinya harus dilakukan monitoring pada saat pendistibusian ke sekolah-sekolah.
“Kadangkala ada keterlambatan atau miskomunikasi tentang penggunaan naskah yang kurikulum 2013 atau KTSP,” ucapnya.
Dirinya berharap koordinasi intens Kemenag Tangsel dengan Dindikbud Tangsel, baik tingkat propinsi maupun kabuaten/kota, harus dibangun sehingga dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan.
Terkait pelaporan hasil USBN PAI, Kemenag Tangsel telah menyebarkan form laporan manual maupun pelaporan link secara online. Diharapkan pelaporan ini dapat dikerjakan maksimal oleh semua sekolah yang dimotori Guru PAI, sehingga pemetaan capai kompetensi dasar PAI terukur secara objektif dan valid.
Selain monitoring pelaksanaan USBN PAI, Kasi Pakis juga mendapat informasi yang menarik dan menjadi keunggulan di SD Al-Fath, antara lain ditargetkan lulusan SD Al-Fath hafal juz 30 dan pemahaman Islam moderat
“Hal menarik adalah pelaksanaan ibadah sholat Zuhur untuk kelas 1-3 bacaanya secara Jahr. Hal tersebut sebagai bentuk pembinaan. Selain itu, siswa kelas 4-6 diberikan tugas sebagai imam dan muadzin pada sholat Zuhur berjamaah,” jelasnya.

Tidak ketinggalan pembiasaan sholat sunnah Dhuha bagi para siswa. Mereka dibimbing dan dimonitor oleh para guru dalam praktek wudhu dan sholat sekaligus diadakan pembinaan saat terjadi kesalahan. Dan di setiap bulan Ramadhan diadakan Pesantren Kilat yang dipandu dan dibimbing oleh para guru.
“Program-program kegiatan agama di SD Al-Fath menjadi penguatan yang patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kota Tangsel, sehingga religiusitas siswa terbangun secara benar dan terwujud akhlakul karimah,” pungkasnya. (Kemenag Tangsel)
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis2 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Pemerintahan4 minggu agoPagar Alam Studi Tiru ke Tangsel, Pilar Saga Ichsan Paparkan Inovasi Digital dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan4 minggu agoHadapi Era AI, Benyamin Davnie: Pemkot Tangsel Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompetitif





















