Nasional
Kemhan: Bela Negara itu Bukan Banyak Gaya Tetapi Banyak Karya

Jakarta – Ditjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjen Pothan Kemhan) menyelenggarakan Ngopi Daring Bela Negara “Edisi Spesial Kemerdekaan RI Ke-76” secara daring, dihadiri Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayuda, dengan menghadirkan Ketua DPP LVRI Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun, Musisi Ahmad Dani, Ridho Hafiedz, Entrepreneur Luna Maya, Designer dan Entrepreneur Ivan Gunawan, dengan pembawa acara Tengku Zaky.
Dalam Ngopi daring Edisi Spesial Kemerdekaan RI Ke-76, diisi dengan materi bagaimana generasi muda berjuang dalam mengisi kemerdekaan dimasa pandemi ini. Dalam kesempatan dialog tersebut, Dirjen Pothan menegaskan pentingnya generasi muda untuk turut serta dalam mengelola Sumber Daya Alam Indonesia, dan sebagai bangsa jangan sampai melupakan sejarah, karena setiap jaman memiliki tantangan yang serta ancaman yang berbeda. Karenanya, seluruh Warga Negara Indonesia perlu bersatu dengan mentaati setiap kebijakan dan aturan yang dibuat oleh pemerintah dalam mengatasai pandemi saat ini, agar Bangsa Indonesia dapat segera keluar dari pandemi.
“Dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda namun tetap satu, diharapkan generasi muda penerus bangsa dengan latar belakang yang berbeda dapat senantiasa bersatu. Kita sebagai warga negara, sesuai dengan porsi masing-masing berperan dalam bela negara dan bela negara bukan banyak gaya tetapi banyak karya”, tegas Dirjen Pothan Kemhan.
Sementara itu Ketua DPP LVRI Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun pada diskusi tersebut menyampaikan pesan kepada para generasi muda, agar rela berkorban dan bersatu demi kejayaan Bangsa Indonesia. Terlebih dalam masa pandemi ini, terkait kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) patut didukung. Karenanya, seluruh komponen bangsa harus bersatu membantu pemerintah mengatasi covid-19 dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.
“Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh peran generasi penerus, kuasai teknologi, jaga persatuan”, pesan Ketua DPP LVRI.
Sementara para musisi dan pekerja seni yang hadir sebagai narasumber juga menyampaikan kata sepakat disertai penegasan bahwa, para seniman saling bahu-membahu berjuang bertahan di masa pandemi, dengan melakukan inovasi-inovasi baru. (rls/fid)
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri



























