Lifestyle
Kenali Berbagai Fakta Seputar Saraf Tulang Belakang

Salah satu saraf yang paling berpengaruh terhadap pengiriman sinyal di otak Anda adalah saraf tulang belakang. Nah, karena dilindungi oleh tulang belakang maka namanya sumsum tulang belakang. Sebenarnya, apa sih sumsum tulang belakang dan mengapa sangat berpengaruh terhadap otak Anda?
Mengapa sumsum tulang belakang berbeda dengan sistem tubuh lainnya?

Saraf tulang belakang merupakan bagian dari sistem saraf pusat yang memiliki peran yang cukup vital bagi pergerakan dan inti dari pikiran Anda. Mulai dari berjalan, berbicara, hingga bernapas. Oleh karena itu, jika saraf ini mengalami cedera, memberikan dampak yang cukup besar pada tubuh Anda.
Mirip dengan otak, sumsum tulang belakang juga dilapisi oleh tiga lapisan meninges. Nah, saraf tulang belakang dan meninge tersalurkan melalui pusat tulang belakang dan terdiri atas 26 tulang belakang individu (vertebra).
Vertebra ini dipisahkan oleh cakram yang terbuat dari tulang rawan. Tulang rawan atau tulang muda ini berperan sebagai bantal untuk mengurangi kekuatan yang dihasilkan ketika Anda melompat atau berjalan.
Cara saraf tulang belakang melindungi dari cedera


Nah, karena saraf ini sangat penting bagi tubuh Anda, tentu saja memiliki lapisan pelindung yang cukup kuat dibandingkan sistem lainnya.
Pertama-tama, cedera tidak akan langsung merusak saraf ini karena terdapat tulang tengkorak dan tulang belakang yang melindunginya. Keduanya berfungsi untuk menghalangi benturan yang keras agar tidak terjadi cedera. Cairan yang ada di bawah tulang pun juga bertugas sebagai penyerap daya goncangan.
Meskipun demikian, alat pertahanan ini ternyata juga menjadi bumerang bagi jaringan tersebut. Hal tersebut dikarenakan ketika benturan berhasil mencederai sumsum tulang belakang, jaringan lunak otak dan saraf ini akan membengkak. Hal ini dapat memberikan tekanan karena tidak adanya lagi ruang.
Pembengkakan tersebut ternyata bisa membuat cedera bertambah buruk dan infeksi pada tulang. Oleh karena itu, apabila Anda terkena cedera sumsum tulang belakang, silahkan langsung datangi rumah sakit terdekat.
Bagaimana sumsum tulang belakang bekerja sama dengan otot tubuh?


Jenis saraf pusat ini memang terhubung oleh semua jaringan di tubuh, termasuk jaringan otot. Hal tersebut dikarenakan pikiran Anda menyampaikan perintah untuk melakukan pergerakan kepada sistem saraf pusat Anda (SSP). Dari SSP tersebut kemudian disalurkan melalui bagian somatik ke saraf yang bertugas untuk mengendalikan pergerakan.
Ketika pesan tersebut sampai, asetilkolin pun dilepas dari ujung saraf dan merangsang membran serat otot sehingga terjadilah kontraksi. Walaupun terlihat cepat, ternyata proses ini membutuhkan waktu sekitar 1 milidetik.
Cara merawat saraf tulang belakang agar tidak terjadi cedera
Pertama-tama, mulailah untuk memperhatikan gaya hidup Anda. Apakah aktivitas harian Anda sangat mempengaruhi tulang belakang Anda atau tidak. Ini dia beberapa tips untuk mencegah cedera pada sumsum tulang belakang Anda.
1. Jangan terlalu lama duduk


Hindari duduk terlalu lama agar punggung dan tulang belakang Anda tidak mendapatkan tekanan yang berlebihan. Hal ini dikarenakan cakram pada tulang belakang Anda menerima beban tiga kali lebih banyak ketika duduk.
Masalahnya, ketika orang sudah duduk terlalu lama, mereka akan cenderung untuk membungkuk dan menundukkan kepalanya. Hal ini bisa mengakibatkan cakram pada daerah lumbar tulang belakang menjadi tegang.
Oleh karena itu, usahakan untuk berdiri dan melakukan peregangan setidaknya selama beberapa menit setelah duduk selama 30-60 menit.
2. Memakai sepatu yang nyaman dan pas


Lho, kenapa pemilihan sepatu bisa berpengaruh terhadap kesehatan tulang belakang Anda?
Jawabannya adalah postur kaki Anda yang baik ternyata dapat menjaga kondisi tulang belakang. Kaki Anda adalah fondasi untuk menopang tubuh secara keseluruhan dan mendukung tubuh dengan tepat bisa menyelaraskan punggung sesuai dengan tulang belakang Anda.
Pastikan bahwa Anda menggunakan sepatu yang tidak terlalu longgar dan sempit serta memiliki sol penyangga untuk tumit. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi supinasi dan pronasi yang berlebihan.
3. Mengangkat barang dengan lengan dan tangan


Usahakan untuk tidak membawa barang berat dengan punggung Anda. Hal tersebut ternyata bisa berdampak pada cakram di tulang belakang Anda menjadi tegang.
- Cobalah agar badan Anda tidak tertekuk ke depan ketika mengangkat barang.
- Upayakan untuk menekuk lutut Anda ketika mengambil barang dan angkat menggunakan kaki atau lengan Anda.
- Hindari memelintir punggung Anda atau membawa beban tersebut di atas bahu Anda.
Nah, itu dia berbagai fakta seputar saraf tulang belakang. Selain menjadi jaringan yang cukup penting di dalam tubuh Anda, sumsum tulang belakang juga bisa Anda rawat dengan menjaga tulang belakang agar tidak mengalami cedera.
Kabartangsel.com
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri





























