Serba-Serbi
Kendaraan Listrik yang Mampu Membelah Kemacetan


Kabartangsel.com, JAKARTA – Pabrikan kendaraan listrik dari Oregon, Amerika Serikat, Arcimoto, rencananya akan memulai produksi Fun Utility Vehicle (FUV) dalam skala besar pada awal tahun ini.
Seperti dilansir Ride Apart, Kamis (3/1), langkah itu diambil karena Arcimoto telah menerima suntikan dana investasi sekitar USD 4,5 juta atau sekitar Rp 65 miliar.
FUV adalah kendaraan roda tiga yang menunjukkan garis abu-abu antara mobil dan motor. Tidak seperti kendaraan seperti Slingshot Polaris, Fun Utility Vehicle Arcimoto mempertahankan setang dan kontrol sepeda motor, menempatkannya tepat ke dalam kategori sepeda motor dari sudut pandang operasional dan hukum.
Namun, fitur-fitur seperti bucket seat, sabuk pengaman dan roll cage yang memungkinkan interior tertutup, memberikan beberapa fasilitas mobil. Arcimoto telah mengerjakan prototipe FUV yang sebelumnya disebut SRK.
President and Founder Arcimoto Mark Frohnmayer mengatakan, telah menerima pengiriman kendaraan produksi pertama tahun lalu. Model kedua dikirim kepada aktor Nathan Fillion, yang menganggapnya sebagai pesawat ruang angkasa yang selalu diinginkannya.
Adapun pendanaan segar tersebut berasal dari FOD Capital, LLC. Modal itu akan digunakan untuk mengatur jalur produksi, membangun FUV dalam skala besar, memenuhi 3.250 pre-order pelanggan serta melebarkan bisnis ke layanan penyewaan.
“Pembiayaan ini akan memungkinkan Arcimoto mengambil langkah kritis berikutnya, pembuatan semi-otomatis, perakitan dan pengiriman kendaraan ritel pertama kami,” kata Mark Frohnmayer.
Dia menambahkan, dengan permintaan global untuk kendaraan listrik yang semakin cepat, pihaknya yakin bahwa visi Arcimoto sebagai perusahaan yang menghasilkan kendaraan listrik EV, efisiensi dan jejak kaki kecil yang dirancang untuk mengemudi setiap hari tepat waktu di kepadatan lalu lintas atau jalan sempit.
FUV Arcimoto bukan skuter, tapi itu hal yang baik bagi pelanggan di Amerika yang mengharapkan kinerja unggul.
Desain penggerak roda depan dua motor membuat kendaraan roda tiga itu dapat berlari dari nol hingga 60 dalam waktu 7,5 detik dan mencapai kecepatan tertinggi 80 mph. Kendaraaan itu juga memiliki jangkauan maksimum 130 mil.
Arcimoto bukan satu-satunya perusahaan kendaraan listrik yang mencari dana akhir-akhir ini. Pabrikan skuter listrik Belanda, Etergo juga memperoleh sekitar USD 11 juta dari pabrikan mobil yang tidak disebutkan namanya untuk memasukkan AppScooter ke dalam produksi.
Sementara itu, pabrikan Taiwan Gogoro bermitra dengan Yamaha untuk mengembangkan skuter listrik juga jaringan pertukaran baterai yang luas. (mg9/jpnn)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Bisnis3 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda


























