Connect with us

Lifestyle

Ketidakpastian Pandemi Dapat Picu Stres, Ini Tips Mengatasinya

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai mulai membuat banyak orang merasa terkuras secara emosional. Setelah dihantui oleh rasa takut dan was-was, rasa jenuh (cabin fever) mulai melanda sebagai dampak dari terlalu lama tinggal di rumah.

Sayangnya, tak ada satu pun yang tahu pasti kapan pandemi akan berakhir. Ketidakpastian inilah yang kerap menyebabkan stres dan bila tak terkendali sewaktu-waktu dapat mempengaruhi keadaan psikis seseorang.

Dampak ketidakpastian akan pandemi

Advertisement

berpikir positif pandemi covid-19

Pandemi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir telah memberikan perubahan yang sangat signifikan pada cara manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Anjuran untuk karantina di rumah, berbagai fasilitas umum yang ditutup, serta sejumlah protokol kesehatan yang harus dituruti merupakan sesuatu yang sangat baru bagi hampir seluruh masyarakat.

Merebaknya COVID-19 seakan kembali mengingatkan bahwa hidup tak selalu bisa diprediksi. Tanpa disadari, kita sudah sering dihadapkan pada ketidakpastian dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cuaca yang berubah-ubah, rencana yang tiba-tiba gagal, sampai masalah keuangan.

Meski terkadang ada segenap langkah antisipasi yang bisa dilakukan, tetap saja akan selalu ada rencana atau peristiwa yang tak diharapkan atau tak pernah dibayangkan terjadi.

Advertisement

Begitu juga dengan pandemi COVID-19 yang masih berlangsung saat ini. Banyak para ilmuwan dan tenaga ahli kesehatan yang telah membuat perkiraan seperti apa akhir dari pandemi, tapi tetap tak ada yang bisa menjamin bahwa perkiraan tersebut tepat terjadi.

Tak satupun dapat memberi kepastian kapan pandemi mereda, kapan vaksin untuk penyakit bisa tersedia, dan kapan masyarakat bisa kembali menjalani kegiatan sehari-hari seperti sedia kala. Ketidaktahuan akan sesuatu membuat orang-orang stres dan cemas.

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Advertisement

Bagaimana ketidakpastian berpengaruh pada psikis seseorang?

self diagnosis kesehatan mental

self diagnosis kesehatan mental

Terkadang, kekhawatiran yang muncul karena ketidakpastian tidak bisa benar-benar dicegah. Pasalnya, otak bekerja dalam mode bertahan hidup dengan terus mencerna berbagai hal baru di sekeliling Anda untuk membuat penilaian tentang mana yang aman dan mana yang tidak.

Ketidakpastian dianggap berbahaya bagi pikiran. Ketidaktahuan dapat menempatkan Anda pada situasi mengancam. Otak melakukan segala cara demi mendapatkan kepastian, seperti dengan membuat berbagai skenario “bagaimana kalau” dan memikirkan langkah selanjutnya.

Seorang asisten profesor psikologi di Universitas Pittsburgh Lauren Hallion juga menekankan hal yang sama. Otak manusia berevolusi dari waktu ke waktu untuk memperhatikan perubahan mendadak yang bisa menandakan ancaman.

Hal ini terlihat sejak zaman prasejarah di mana manusia harus selalu berada pada mode awas terhadap predator demi bertahan hidup. Bila dikaitkan dengan masa sekarang, manusia bertahan hidup dengan menghindari segala pemicu yang dapat membuat mereka tertular penyakit.

Advertisement

Di tengah situasi serba tak pasti, lebih mudah bagi tubuh untuk berada pada kondisi “flight or fight”. Kondisi ini merupakan proses di mana tubuh menjadi lebih siaga akan adanya sesuatu yang dapat membahayakan hidupnya.

Bila tak kunjung diatasi, respons ini dapat berujung pada stres berkepanjangan. Dampak ini tentu berbahaya untuk kesehatan mental, terutama jika Anda memiliki beberapa kondisi gangguan kecemasan atau serangan panik. Tak hanya secara psikis, efeknya juga dirasakan pada imunitas tubuh yang memburuk.

Tips menghadapi ketidakpastian di tengah pandemi

menjaga stamina saat puasa

menjaga stamina saat puasa

Persiapan dapat membantu menemukan solusi yang sekiranya dapat menghindari Anda dari masalah. Sayangnya, Anda tetap tidak bisa mengendalikan semua hal yang akan terjadi di hidup Anda. Terlalu larut memikirkan ketidakpastian malah semakin menguras energi dan membuat tidak bahagia.

Untungnya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghadapinya. Berikut beberapa tipsnya.

Advertisement

1. Perhatikan hal-hal yang bisa Anda kendalikan

Ketidakpastian selama pandemi membuat banyak hal terjadi tanpa bisa diperkirakan. Selama ini, Anda mungkin cemas memikirkan virus COVID-19 yang kian merebak serta dampaknya pada ekonomi atau sektor kehidupan lainnya.

Meski demikian, pandemi sudah terjadi. Daripada memikirkan hal-hal yang tak bisa Anda kendali, cobalah untuk lebih fokus pada sesuatu yang bisa Anda lakukan.

Contoh, jika dampak pandemi membuat keadaan keuangan terhambat, Anda mungkin bisa mencari cara untuk tetap mendapat pemasukan dengan mulai membuat usaha atau mengirimkan CV untuk melamar kerja.

Bila yang Anda khawatirkan adalah kesehatan tubuh Anda, lakukan berbagai cara mencegah COVID-19 dan menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker saat bepergian, makan makanan yang bergizi, dan olahraga.

Advertisement

2. Fokus pada masa sekarang

Alih-alih membiarkan pikiran Anda melayang ke masa depan, fokuslah untuk jalani hidup di masa sekarang atau pada yang sedang Anda jalani. Lakukan sesuatu yang sekiranya dapat membantu Anda dan orang-orang terdekat tetap sehat dan aman.

Pusatkan perhatian pada kegiatan yang sedang Anda lakukan. Seperti saat sedang berolahraga, tempatkan konsentrasi untuk melalui segala latihan rutin dengan lancar. Atau ketika sedang memasak, ikutilah resep dengan teliti tanpa membiarkan pikiran terbang ke hal lain.

Dengan memfokuskan pikiran Anda pada masa kini, Anda dapat mengalihkan pikiran-pikiran negatif yang selama ini menghantui Anda. Selain itu, Anda juga dapat meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.

5 Langkah Berpikir Positif Selama Menghadapi Pandemi COVID-19

3. Jaga hubungan baik dengan orang-orang terdekat

Pada dasarnya, manusia itu makhluk sosial yang hidup berdampingan dengan orang lain. Termasuk pada masa-masa sekarang, jadikan waktu karantina di rumah sebagai kesempatan untuk lebih bercengkerama dengan orang-orang terdekat.

Advertisement

Sempatkan waktu juga untuk menjalin silaturahmi dengan kerabat atau teman-teman lama lewat aplikasi pesan, telepon video, atau media sosial. Hal ini membantu Anda seimbangkan keadaan emosional dan mengalihkan perhatian dari cemas akan ketidakpastian saat pandemi.

Coba juga untuk menceritakan keluhan yang Anda rasakan selama ini agar bisa mengurangi beban di hati. Siapa tahu, mereka juga mengalami hal yang sama dan berniat untuk mencari solusi bersama-sama.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Hukum23 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional23 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer