Connect with us

Lifestyle

Panduan Mengemudi Aman untuk Lansia

Ketika seseorang sudah semakin tua, kemampuan tubuh pun turut berkurang. Salah satunya adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti mengemudi. Padahal, ada beberapa orang-orang golongan lanjut usia yang masih menjalani profesi di bidang ini. Lantas, bagaimana caranya agar aktivitas mengemudi tetap aman untuk lansia?

Amankah lansia mengemudi?

lansia mengemudi
Sumber: Property Casualty 360

Berdasarkan Undang Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, golongan lansia adalah mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Pada usia tersebut, banyak kekhawatiran muncul saat ingin melakukan aktivitas tertentu, salah satunya adalah mengemudi atau menyetir.

Sebenarnya, menentukan seberapa aman kegiatan mengemudi bagi lansia sangat bergantung pada keadaan tubuh masing-masing. Kegiatan ini mungkin aman dilakukan bila keadaan tubuh masih cukup prima.

Meski demikian, perlu diingat juga bahwa ketika memasuki usia lanjut, kemampuan tubuh dalam bereaksi tentu sudah tak sebaik seperti saat muda. Kemampuan ini mencakup kecepatan tubuh dalam menerima informasi visual untuk menghasilkan reaksi motorik.

Salah satu contohnya adalah akan kurang sigap untuk menginjak rem atau membelokkan setir saat melihat sesuatu yang menghalangi jalan. Kemampuan penglihatan yang melemah juga memperburuk. Hal inilah yang membuat lansia memiliki risiko kecelakaan lebih besar.

Advertisement

Untungnya, risiko ini bisa dikurangi jika para lansia menjalani aturan dasar untuk keselamatan seperti menggunakan sabuk pengaman dan tidak berkendara dalam kecepatan tinggi.

Tips aman mengemudi untuk para lansia

Bila Anda seorang lansia dan berada pada kondisi masih harus sering-sering mengemudi, berikut adalah hal lainnya yang bisa Anda terapkan agar kegiatan ini tidak menimbulkan risiko keselamatan.

1. Jaga tubuh agar tetap aktif

Mengemudi membutuhkan tingkat ketahanan tubuh yang kuat. Pasalnya, Anda akan duduk selama beberapa jam sambil tetap melihat jalanan yang ada di depan. Anda juga akan melakukan gerakan seperti melihat ke belakang bahu saat memutar setir atau memarkirkan kendaraan.

Agar tetap aman saat mengemudi, cobalah untuk rutin melakukan aktivitas fisik dengan terus menjaga tubuh terus bergerak seperti dengan berjalan kaki. Anda juga bisa menambahkan latihan peregangan dan latihan kekuatan ringan.

Advertisement

2. Cek kesehatan secara berkala

vaksin untuk lansia

vaksin untuk lansia

Beberapa indera seperti pendengaran dan penglihatan berperan penting untuk tingkat konsentasi Anda saat menyetir. Jika pendengaran terganggu, hal ini membahayakan seperti saat ada suara kendaraan lain yang mendekat. Masalah penglihatan juga akan mengganggu Anda saat memperhatikan jalan.

Solusinya, buatlah jadwal bertemu secara berkala dengan dokter untuk memeriksa kesehatan lansia terutama penglihatan dan pendengaran Anda. Pemeriksaan rutin akan membantu Anda mengetahui bila ada masalah yang sekiranya dapat berpengaruh terhadap kemampuan mengemudi.

Jika Anda menggunakan kacamata, periksalah mata secara rutin dan pastikan lensa kacamata tepat agar bisa membuat Anda melihat lebih jelas. Terkadang, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk mengemudi hanya pada siang hari.

Bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes atau gula darah rendah, konsultasikan kembali pada dokter untuk mengetahui waktu tertentu yang harus Anda hindari untuk melakukan aktivitas ini.

Advertisement

Beberapa obat yang dikonsumsi juga bisa mempengaruhi performa saat menyetir, oleh karena itu baca label obat dengan seksama untuk mengetahui efeknya.

3. Mengemudi cuaca sedang baik

Terutama saat turun hujan, jalanan yang akan dilalui pasti akan menjadi lebih licin. Jika Anda tak yakin untuk mengemudi, lebih baik urungkan niat dan tunggu hingga hujan berhenti.

Selain itu, ada baiknya Anda menyetir saat matahari tidak sedang terik-teriknya karena dikhawatirkan dapat menyilaukan pandangan.

4. Tidak berkutat dengan ponsel

Sumber: ABC News

Baik lansia atau muda, adanya distraksi seperti berkutat dengan ponsel tetap memberikan risiko yang berbahaya saat mengemudi.

Hindari membuka ponsel walau ada panggilan atau pesan yang masuk. Jika Anda membutuhkan fasilitas penunjuk jalan seperti GPS, persiapkan dari sebelum berangkat dengan langsung memasukkan tempat tujuan Anda.

Advertisement

5. Ketahui keterbatasan fisik Anda

Sadari bahwa kekuatan fisik Anda sudah tak sebaik dahulu, beberapa gerakan seperti memegang setir terlalu lama bisa saja membuat tangan merasa tak nyaman. Siasati hal ini dengan menggunakan kain penutup setir yang tebal agar tangan tak merasa nyeri saat harus memutar setir.

Pilih juga mobil yang cocok untuk Anda. Pilihlah mobil dengan pintu yang lebih rendah dengan tempat duduk yang tidak terlalu tinggi agar memudahkan Anda untuk masuk ke dalam. Anda juga bisa memilih mobil dengan kabin pengaturan AC, tuas, dan saluran radio dengan tampilan yang lebih jelas terbaca agar lebih mudah saat menggunakannya.

Tanda lansia harus mulai berhenti mengemudi

Menilik penjelasan di atas, yang menjadi faktor utama dalam keamanan saat mengemudi adalah kemampuan seseorang saat melakukannya. Jika Anda masih bisa mengemudi dengan jarak yang cukup jauh tanpa mengalami masalah, kegiatan ini tetap aman dilakukan. Namun, berhati-hatilah dengan tanda-tanda berikut ini.

  • Respons yang terlambat pada situasi darurat.
  • Hilangnya kepercayaan diri saat mengemudi.
  • Mengalami kesulitan saat menjaga kendaraan agar tetap berjalan lurus.
  • Berpindah kecepatan dengan drastis, dari rendah ke tinggi atau sebaliknya.
  • Mudah terdistraksi.
  • Beberapa kali menabrak benda di sekitar.

Jika mulai mengalaminya, lebih baik serahkan aktivitas mengemudi atau menyetir kepada orang-orang terdekat demi keselamatan Anda.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Hukum20 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional20 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan3 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer