Connect with us

Tokoh

Kisah Inspiratif Jamhari Makruf, Santri yang Menjadi Profesor dan Memimpin Universitas Islam Internasional Indonesia

Di tengah berkembangnya wacana Islam moderat dan diplomasi pendidikan Indonesia, nama Prof. Dr. Jamhari Makruf, M.A., Ph.D. menempati posisi penting. Perjalanannya membuktikan bahwa seorang santri tidak hanya mampu menjadi akademisi kelas dunia, tetapi juga pemimpin perguruan tinggi internasional yang membawa gagasan Islam Indonesia ke panggung global.

Lahir di Klaten, Jawa Tengah, Jamhari mengawali pendidikan di Pesantren Pabelan, Muntilan, Magelang, salah satu pesantren modern yang dikenal melahirkan banyak intelektual dan pemimpin bangsa. Di pesantren inilah ia ditempa dengan tradisi keilmuan, kedisiplinan, dan keterbukaan berpikir yang kelak menjadi ciri utama perjalanan intelektualnya.

Selepas dari Pabelan, ia melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus sebagai salah satu wisudawan terbaik pada 1990. Prestasi tersebut membawanya memperoleh beasiswa ke Australian National University (ANU), Australia. Di kampus bergengsi itu ia meraih gelar Magister Antropologi pada 1996 dan Doktor Antropologi pada 2000. Pendidikan di ANU mempertemukannya dengan tradisi akademik internasional tanpa menghilangkan akar keislaman yang dibawanya dari pesantren.

Sekembalinya ke Indonesia, Jamhari memilih mengabdikan diri di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kariernya berkembang dari dosen, Direktur Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, hingga Direktur Sekolah Pascasarjana. Pada 2014 ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Antropologi. Selama memimpin PPIM, ia memperkuat riset-riset empiris mengenai Islam Indonesia, demokrasi, radikalisme, pendidikan Islam, dan kehidupan keagamaan masyarakat.

Advertisement

Sebagai pemikir, Jamhari dikenal konsisten mengembangkan gagasan bahwa Islam Indonesia memiliki karakter moderat, dialogis, dan kompatibel dengan demokrasi, pluralisme, serta masyarakat sipil. Baginya, Islam tidak cukup dipahami hanya sebagai doktrin normatif, tetapi juga sebagai realitas sosial yang terus berinteraksi dengan budaya, politik, dan perubahan zaman. Karena itu, pendekatan antropologi menjadi instrumen penting dalam memahami keberagaman praktik keislaman di Indonesia.

Pemikiran tersebut tercermin dalam berbagai karya akademiknya, antara lain Perubahan IAIN ke UIN: Prospek dan Tantangan, yang membahas transformasi pendidikan tinggi Islam agar mampu bersaing secara global, serta sejumlah buku dan artikel mengenai pendidikan Islam, salafisme, demokrasi, dan kehidupan masyarakat Muslim kontemporer. Melalui karya-karyanya, ia mendorong agar perguruan tinggi Islam tidak hanya menjadi pusat transmisi ilmu agama, tetapi juga pusat riset yang mampu menjawab persoalan kemanusiaan dan peradaban modern.

Puncak kiprah akademiknya terlihat ketika dipercaya memimpin Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Di bawah kepemimpinannya, UIII diarahkan bukan sekadar menjadi universitas baru, melainkan pusat intelektual Islam Indonesia yang berkelas dunia. Ia membawa visi agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen pemikiran Islam global, tetapi juga menjadi produsen gagasan yang berkontribusi bagi dunia melalui riset, publikasi ilmiah, dan diplomasi akademik. Salah satu komitmennya adalah menghadirkan pendidikan berkualitas internasional sekaligus mempromosikan Islam moderat sebagai kekuatan perdamaian.

Kiprahnya juga melampaui ruang kelas. Selama lebih dari dua dekade ia aktif membangun jejaring akademik dengan Jepang, Australia, Eropa, dan berbagai negara lainnya. Ia memandang kerja sama pendidikan sebagai bentuk diplomasi yang mampu membangun saling pengertian lintas bangsa dan agama. Atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan akademik Jepang–Indonesia, Pemerintah Jepang menganugerahinya The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon, salah satu penghargaan sipil tertinggi Jepang bagi tokoh asing.

Advertisement

Perjalanan Jamhari Makruf menjadi bukti bahwa pesantren dapat melahirkan intelektual berkelas dunia. Dari Pesantren Pabelan, IAIN Jakarta, Australian National University, hingga memimpin UIII, ia menunjukkan bahwa tradisi keislaman, keunggulan akademik, dan kepemimpinan global dapat berjalan beriringan. Sosoknya menjadi inspirasi bahwa santri bukan hanya pewaris tradisi, tetapi juga pencipta gagasan yang mampu memberi warna bagi percakapan dunia tentang Islam, pendidikan, dan kemanusiaan.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport13 jam ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport14 jam ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport14 jam ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport14 jam ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan3 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan5 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan5 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional5 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional5 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional5 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Nasional7 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport3 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional3 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Nasional3 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Populer