Nasional
Konsisten Berantas Korupsi, Abraham Samad Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mendatang harus dari tokoh yang sudah memiliki komitmen dan integritas yang kuat dalam pemberantasan korupsi. Isu pemberantasan korupsi harus tetap menjadi agenda dan program utama selama berjalannya pemerintahan.
Capres dari PDIP, Joko Widodo, harus didampingi wakil yang tegas dalam penegakkan hukum. Selain memiliki ketegasan memberantas korupsi, pasangan tersebut juga harus mampu tingkatkan perekonomian.
“Saya melihat Jokowi cocok dengan Abraham Samad,” kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, Senin (14/4).
Menurutnya, nantinya Jokowi bisa fokus pada pengembangan ekonomi populis, lapangan kerja dibuka seluasnya, ekonomi kerakyatan dimaksimalkan serta kewirausaha di level kecil dibangkitkan.
Selain itu, pasangan presiden mendatang juga harus mampu memfasilitas rakyat dengan rumah sakit gratis hingga jaminan sosial akan semakin baik. Hal ini nantinya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat luas. “Pak Jokowi sangat cocok untuk dibidang ini semua,” ucapnya.
Abraham Samad yang kini menjadi pimpinan KPK, dinilainya cukup tepat mendampingi karena berlatar belakang penegak hukum. Samad akan mampu memaksimalkan pemberantasan korupsi. “Siapapun nantinya yang terlibat akan diberantas,” jelasnya. (bs/kt)
Pemerintahan5 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Bisnis7 hari agoIndah Kiat Tangerang Raih PROPER Hijau 2025
Nasional5 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Pemerintahan5 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Tips7 hari agoRekomendasi AC Low Watt Terbaik 2026 untuk Di Rumah yang Hemat Listrik dan Cepat Dingin
Hukum5 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Banten5 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian
Nasional5 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025













