KPU Sebut Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Pada Pemilu Legislatif 2014 Sebanyak 144 orang

By on Rabu, 8 Mei 2019

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mempertanyakan ‘kenapa pemilu sebelumnya orang tidak meninggal’ di Twitter-nya. Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tantowi, menjawab cuitan Fahri itu.

Awalnya, Fahri mencuit dengan tagar #AdaApadiTPS di akun pribadinya. Dia membandingkan jumlah petugas KPPS yang meninggal saat Pemilu 2019 dengan pemilu-pemilu sebelumnya.

“Kenapa pemilu sebelumnya orang tidak meninggal ya? Adalah apa di pemilu 2019?” tulis Fahri pada Minggu (5/5/2019).

Dilansir dari Detik, cuitan Fahri itu direspons oleh Pramono. Dia menjelaskan bahwa bukan hanya kali ini pemilu menelan korban jiwa.

“Mohon maaf, bung @Fahrihamzah. Berdasarkan data KPU, petugas KPPS yang meninggal dunia pada Pemilu Legislatif 2014 sebanyak 144 orang (saat itu masih 4 surat suara),” kata Pramono, Selasa (7/5/2019).

Dia menegaskan bahwa cuitan Fahri salah. “Jadi salah kalau dibilang, tidak ada petugas yang meninggal di Pemilu sebelumnya. Demikian untuk dimengerti,” sambungnya.

Berdasarkan data terakhir pada Sabtu (4/5) pukul 16.00 WIB, jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia sebanyak 440 orang. Sementara itu jumlah petugas KPPS yang sakit juga bertambah menjadi 3.788 orang, sehingga total petugas yang sakit dan meninggal dunia sebanyak 4.228 orang. (dtk)