
Persaingan memperebutkan kursi ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin ketat. Setidaknya hingga saat ini ada lima nama yang siap mendaftarkan diri menjadi calon ketua Kadin Kota Tangsel, mereka antara lain Kemal Pasha (Ketua Kadin periode sebelumnya), Gusri Effendi (Ketua PHRI Kota Tangsel), Arnovi (anggota DPRD Tangsel), Edy Rusli (Ketua PWI Tangsel), dan Miz Faradiba (pengusaha).
“Yang baru daftar baru Pak Kemal Pasha, ” kata Ibenk staf sekretariat Kadin Tangsel.
Sementara itu, Gusri Efendy menyatakan siap menjadi ketua Kadin Tangsel. ” Kadin Tangsel sangat potensial dan strategis. Kadin akan menjadi lembaga usaha yg berpengaruh jika dikelola dg baik, ” katanya.
Selama ini, menurut Gusri, perjalanan Kadin Tangsel sudah salah arah. Dikelola oleh mereka yang bukan sepenuhnya pengusaha. Akhirnya terus berkutat di APBD. Belum ada upaya maksimal menumbuhkan kembangkan potensi pengusaha dan industriawan Tangsel,” tegasnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Edy Rusli. “Saya siap ikut tanding demi perubahan, pembaharuan dan perbaikan Kadin Tangsel,” ungkapnya.
Sedangkan Arnovi enggan berkomentar. “Ya kita lihat saja nanti,” singkatnya. (er/fid/kabar tangsel)
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden











