Connect with us

Internasional

Lukisan Seruan Perdamaian Getarkan Dunia, Remaja Bangladesh Jadi Pemenang Utama Kompetisi IWPG 2025

Seruan perdamaian dari seorang remaja Bangladesh menggetarkan hati orang-orang di seluruh dunia. Gambar yang dibuat oleh gadis ini, yang menggambarkan seorang anak yang berpegang teguh pada harapan perdamaian di tengah kehancuran perang, terpilih sebagai gambar terbaik di antara 15.932 karya dari 40 negara.

 

Pada upacara penganugerahan final International Loving-Peace Art Competition ke-7 yang diselenggarakan pada 29 November 2025, International Women’s Peace Group (IWPG) menganugerahkan hadiah utama tahun ini kepada lukisan Tasfiha Tahsin berjudul “The Cry for Peace” di antara 15.932 karya dari 40 negara.

 

Advertisement

Gambaran Tahsin menggambarkan teriakan putus asa umat manusia akan perdamaian di tengah kehancuran perang. Di tengah gambar, terdapat seorang anak yang berdoa dengan mata tertutup. Di sekitar anak tersebut terdapat tank, misil, dan bangunan yang terbakar, sementara kawat berduri dan tangan yang terangkat menunjukkan penderitaan korban tak terhitung yang terjebak dalam adu tembak. Burung merpati putih di tengah asap, mata dengan simbol perdamaian, bendera di latar belakang, dan logo PBB menyampaikan pesan harapan. Kata “please” yang tersebar di seluruh gambar menarik perhatian penonton.

 

Dalam pidatonya, Tahsin mengatakan, “Pada pandangan pertama, [gambar] ini dipenuhi dengan kekacauan, api, kehancuran, dan penderitaan yang mendalam. Namun, saat Anda melihat lebih dalam, Anda akan melihat doa yang sunyi untuk perdamaian yang muncul dari keputusasaan. Anak itu, yang berdoa meskipun segalanya terbakar, mewakili jutaan orang di seluruh dunia yang mendambakan keamanan dan kehidupan yang tidak dikuasai oleh ketakutan.”

 

Advertisement

Dia juga mengatakan, “Anak ini mewakili ribuan nyawa tak berdosa yang terjebak dalam cengkeraman api yang kejam. Kata ‘please’ adalah esensi emosional dari karya seni ini, sebuah teriakan putus asa untuk memilih perdamaian. Burung merpati putih di dalam asap membawa pesan bahwa impian perdamaian tidak pernah mati. Mata dengan simbol perdamaian menandakan bahwa kita harus melihat dunia melalui lensa perdamaian. Mari kita melampaui kesedihan, percaya pada potensi kemanusiaan untuk hari-hari yang lebih baik, dan menjadi mereka yang memilih perdamaian dan harapan.”

 

Gambaran pemenang Penghargaan Emas juga menggambarkan seruan mendesak untuk perdamaian. Kyan Viryadharma Yaphet (Divisi 1), dari SD Tunas Muda di Indonesia, juga mengatakan, “Perdamaian seperti burung merpati putih yang terbang bebas dan penuh harapan di langit yang dihiasi warna-warna indah. Di bawahnya, anak-anak dari berbagai budaya berpegangan tangan dan bermain bersama, menunjukkan bahwa perdamaian tumbuh di mana ada saling pengertian dan kebersamaan. Perdamaian juga seperti layang-layang besar. Untuk memastikan tali layang-layang itu tidak putus, mari kita semua melindungi perdamaian dunia dengan cinta, kedermawanan, dan semangat persatuan.”

 

Advertisement

Severine Abigail Budiyanto (Divisi 2), seorang siswa dari SMP Bogor Raya di Indonesia, menggambar “Pohon Perdamaian” yang menghubungkan semua negara menjadi satu. Ia mengatakan, “[Pohon ini] melambangkan bahwa perdamaian dapat dicapai melalui persatuan semua bangsa. Sebagai generasi muda, mari kita bersatu dalam harmoni dan persatuan untuk masa depan yang lebih baik.”

 

Prince R.M.B. Ikan (Divisi 3) dari Sekolah Terpadu Gen. Emilio Aguinaldo-Bailen di Filipina, menyampaikan pesan perdamaian dengan gambar merpati dan orang-orang dari berbagai ras yang saling berpegangan tangan. “Melalui gambar-gambar sederhana dan warna-warna tenang, lukisan ini menyampaikan pesan yang kuat bagi semua orang untuk saling memahami, tidak saling bertengkar, dan bersatu sebagai satu kesatuan. Mari kita semua menjadi duta perdamaian,” katanya.

 

Advertisement

Cyubahiro Alain Prince (Divisi 4) dari Lycee De Kucukiro Apade di Rwanda mengatakan bahwa ia menghabiskan waktu paling lama untuk menggambar bagian di mana orang-orang berjabat tangan. Ia menjelaskan, “(Hal itu) karena menunjukkan pemahaman dan persahabatan,” dan menambahkan, “Setiap orang dalam gambar tersebut melakukan hal-hal yang damai: menyapa orang lain, berbagi, menanam, atau mendukung perdamaian.”

 

Bapak Soon-kyu Hwang, Presiden Asosiasi Green Fine Art Korea dan Ketua Juri kompetisi tahun ini, mengatakan, “Gambar yang dibuat oleh siswa dari Bangladesh sangat dihargai oleh para juri. Perdamaian seperti kehidupan, jadi kita harus mengajarkannya kepada generasi muda. Saat menilai, saya memikirkan bagaimana para siswa ini dapat berkontribusi pada perdamaian dunia ketika mereka dewasa.”

 

Advertisement

Ketua IWPG, Na Yeong Jeon, mengatakan, “Anak-anak memberikan jawaban yang murni dan sangat jelas, yaitu menghormati orang lain, saling mencintai, dan memilih pengampunan daripada kebencian. Anak-anak yang belajar makna perdamaian melalui seni akan menjadi benih yang berharga dan teguh, menyebarkan perdamaian di seluruh komunitas dan wilayah mereka. Anak-anak yang telah mengekspresikan perdamaian dunia melalui seni adalah seniman terindah dan pahlawan sejati perdamaian di zaman kita.”

 

Kompetisi tahun ini diselenggarakan dengan tema, “Bagaimana kita dapat mempraktikkan perdamaian dan menjadikannya kenyataan dalam kehidupan kita sehari-hari?” Pemenang Hadiah Utama menerima beasiswa sebesar 1.000.000 KRW. Hadiah Emas, Perak, dan Perunggu masing-masing disertai beasiswa sebesar 500.000 KRW, 300.000 KRW, dan 200.000 KRW, sedangkan Penghargaan Kehormatan menerima sertifikat. Sebanyak 41 peserta dianugerahi penghargaan di babak final, dan gambar-gambar mereka beserta semua gambar yang lolos ke babak final akan dipamerkan dalam brosur kompetisi seni. Sebanyak 1.000 orang, termasuk pemenang, orang tua, staf, dan tamu dari seluruh dunia, telah ikut serta dalam acara penganugerahan penghargaan ini.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan2 jam ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 jam ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan3 jam ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan2 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan3 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan3 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan3 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan3 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan3 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan6 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan6 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan6 hari ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport7 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan7 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi1 minggu ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi1 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport1 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport1 minggu ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Sport1 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport1 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif3 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Sport2 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Serba-Serbi2 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

SHR Miner
Internasional3 minggu ago

Editor’s Note: Outstanding Guest Post Payment from SHR Miner Representative

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Serba-Serbi1 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Nasional2 minggu ago

DeepTalk Indonesia: Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Dorong Reformasi Kejaksaan, Kawal Tuntas Proses Hukum Febrie Adriansyah

Pemerintahan3 minggu ago

Bulan Bakti Pramuka 2026, Benyamin Davnie: Tangsel Siapkan Generasi Berkarakter Lewat Prasiaga

Pemerintahan3 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Populer