Nasional
Maradona Pulang dari Rumah Sakit Usai Alami Pendarahan di Dalam Perut

Kabartangsel.com – Legenda hidup sepak bola Diego Armando Maradona dikabarkan baru saja keluar dari rumah sakit setelah mengalami sakit yang cukup serius. Pesepak bola asal Argentina itu rupanya sempat mengalami pendarahan di dalam perutnya.
Dilansir dari BBC, Maradona sudah beberapa kali melakukan pemeriksaan ke rumah sakit di negaranya sejak pertengahan Piala Dunia 2018 tahun lalu. Maradona memang dikabarkan jatuh sakit setelah laga dramatis antara Argentina dan Nigeria di fase grup.
Kabar kepulangan Maradona dari rumah sakit dilontarkan langsung oleh putrinya, Dalma Maradona. Lewat akun Twitter-nya, Dalma mengabarkan bahwa sang ayah sudah diperbolehkan pulang.
“Untuk kalian yang mengkhawatirkan keadaan ayah, kondisinya sudah baik-baik saja. Dia sudah bisa pulang,” kata Dalma.
Pada cuitan yang sama, Dalma juga berkelakar kepada orang-orang yang memintanya menunjukkan foto terkini mantan pemain Napoli tersebut.
“Saya ingin menunjukkan foto-foto ayah, tapi bukan gaya saya untuk mem-publish segala sesuatu yang terjadi,” ujarnya dengan membubuhi emotikon tertawa.
(JPC)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”








































