Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian dan rasa berkorban kepada para guru karena telah dengan sabar mendidik generasi muda tanpa pamrih.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat mengawali sambutan pada acara Silaturahmi dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Tahun 2019 Jumat (11/2) di Istana Negara, Jakarta.
“Tadi saya mendengar dari Pak Ketua tadi bahwa masih ada yang gajinya 300, 500, 400 ribu. Di dalam hati saya tidak percaya tapi kalau yang ngomong Pak Ketua biasanya harus percaya bahwa memang masih ada,” ujar Presiden.
Peranan guru, menurut Presiden, dalam memberikan pendidikan kepada generasi muda sangatlah penting karena pendidikan adalah pintu untuk masuk menuju ke sebuah kemajuan, negara maju.
“Hanya bangsa yang terdidik, hanya bangsa yang cerdas, hanya bangsa yang berakhlak, hanya bangsa yang menguasai ilmu dan pengetahuan dan teknologi yang akan menjadi bangsa yang bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera dan bangsa yang makmur,” ujar Presiden seraya menegaskan peran guru sangatlah sentral.
Sertifikasi Guru
Berkaitan dengan masalah yang dialami oleh para Guru terkait kesulitan sertifikasi, Presiden Jokowi menyampaikan ingin mendengarkan secara detail terlabih dahulu untuk kemudian berkoordinasi dengan Menteri PAN RB, Mendikbud, dan menteri terkait lainnya termasuk Menteri Agama.
“Yang penting Bapak/Ibu sekalian yakinlah bahwa pemerintah akan terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan para guru di seluruh Indonesia. Saya tahu persoalan-persoalan ini, asal, yang paling penting asal bukan regulasi undang-undang itu kita mencari solusinya lebih mudah,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa jika aturan yang telah tertera dalam undang-undang, proses penyelesaiannya membutuhkan waktu.
“Kalau ini tadi katanya SK Dirjen atau apa peraturan Pak Menteri itu masih kita bisa selesaikan, tapi kalau sudah yang namanya tertulis di undang undang lah itu yang kadang-kadang kita kesulitan. Tapi saya kira ini moga-moga nanti saya cek, betul itu SK Dirjen atau peraturan menteri itu lebih mudah,” ujar Presiden.
Di akhir diskusi, Presiden menyampaikan akan menjawab berbagai pertanyaan melalui Ketua PGSI yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia














