Wakil Menkes Dante Saksono Harbuwono bersama Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meninjau pelaksaan vaksinasi COVID-19 untuk Lansia di Masjid Jami Assa’adah, Sukmajaya, Depok (9/4). Vaksinasi diikuti 500 orang Lansia dan pendamping.
Wamenkes Dante dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini karena pada acara ini vaksinasi tidak hanya sekadar sebagai program tetapi juga merupakan sebuah gerakan. Karenanya, Wamenkes mendukung program vaksin di masjid sebagai bagian keterlibatan semua elemen masyarakat.
“Semua elemen masyarakat dapat terlibat untuk menyukseskan vaksinasi yang tidak eksklusif hanya menjadi tanggung jawab Kemenkes”, kata Wamenkes Dante. Menurutnya, tidak hanya masjid yang dapat menjadi sentra vaksinasi, tempat-tempat lain juga seperti sekolah-sekolah dan institusi lainnya dapat menjadi sentra vaksinasi COVID-19.
“Hari ini kita melihat masjid dijadikan sebagai sentra vaksin, dan ini tidak hanya bisa dilakukan di masjid namun juga di tempat lain seperti sekolah-sekolah, lembaga dan institusi lainnya,” ungkapnya Dante. Vaksinasi di masjid, menurutnya, akan menjadi sentra vaksinasi yang sangat besar dan akan berkontribusi besar pada pencapaian target vaksinasi.
Menurut Wamenkes Dante, vaksinasi pada Lansia penting apalagi menjelang Idul Fitri saat silaturahmi biasa dilakukan.
“Meski mudik sudah dibatasi, namun kadang-kadang ada saja silaturahmi kepada orang tua yang dilakukan. Dengan memberikan vaksinasi kepada Lansia sebelum lebaran, kita harapkan para Lansia akan terlindungi pada saat libur lebaran nanti”, jelas Wamenkes.
Sementara itu, Ketua DMI Jusuf Kalla (JK) mengatakan, program vaksinasi COVID-19 di masjid merupakan upaya mensukseskan program vaksinasi.
“DMI akan menyiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19,” kata Jusuf Kalla.
Meski demikian, ada kriteria khusus masjid yang bisa dijadikan tempat vaksinasi. Yakni masjid yang memiliki halaman dan bangunan yang luas serta didukung sarana penunjang.
Pada kesempatan tersebut Jusuf Kalla berharap peran masjid dalam vaksinasi COVID-19 bisa mempercepat pembentukan kekebalan komunitas agar pandemi lekas berakhir.
“Program vaksinasi COVID-19 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, karena kalau cuma pemerintah yang kerjakan ini tidak akan mencapai target. Harus melibatkan masyarakat, lebih cepat lebih baik. Untuk itu kita semua harus berfungsi,” tutur Jusuf Kalla. (rls/fidz)
Pemerintahan5 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Bisnis6 hari agoIndah Kiat Tangerang Raih PROPER Hijau 2025
Nasional5 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Pemerintahan5 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Tips7 hari agoRekomendasi AC Low Watt Terbaik 2026 untuk Di Rumah yang Hemat Listrik dan Cepat Dingin
Hukum5 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Nasional5 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025
Banten5 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian











